Seorang Pemburu Terperangkap 3 Hari Didalam Lubang Sedalam 30 Meter di Sukabumi

oleh -143 views

Transmetro – Seorang Pria ditemukan dalam kondisi lemas didalam lubang sedalam kurang lebih 30 meter di wilayah Blok Pasawahan, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/05/2021) kemarin.

identitas Korban merupakan Ijang, Pria usia 39 tahun warga Kampung Sampalan, RT 017/ RW 005, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Sukabumi.

Ijang terperangkap dan terjebak selama beberapa hari didalam lubang tua bekas galian sedalam 30 meter saat dirinya tengah berburu burung.

Kapolsek Simpenan, Iptu Dadi menyatakan Anggota Polsek Simpenan turut membantu melakukan evakuasi terhadap korban.

“Kita telah evakuasi korban dibantu warga sekitar dengan alat seadanya. Kondisi lubang sudah lama tidak terjamah, mulut lubang tertutup rumput pada bagian atas sehingga tidak terlihat oleh korban,” ungkap Iptu Dadi, Jumat ( 21/5/2021).

Korban terperosok saat melintas tepat di atas lubang galian, hingga saat ditemukan, Korban sempat terjebak selama tiga hari didalam lubang yang cukup dalam ini.

Korban bertahan selama hari didalam lubang tanpa makan dan minum dan dengan kondisi luka di bagian tubuh akibat jatuh dari ketinggian 30 meter.

“Dari pengakuan Korban sudah tiga hari didalam sana, awal mula ditemukan oleh seorang warga bernama Maja yang sempat mendengar suara minta tolong.

“Maja lalu mencari sumber suara dan akhirnya asal suara ditemukan dari dalam lobang tua ini,” terang Kapolsek menjelaskan kronologi ditemukannya Korban.

Evakuasi korban dilakukan dengan alat seadanya, tubuh korban ditarik menggunakan tambang, selanjutnya dilarikan ke RSUD Palabuhanratu.

“Kondisi badan korban lemas, sebelumnya Kami bawa ke Pustu Cigaru untuk mendapat pertolongan pertama,  kemudian dilarikan ke RSUD Palabuhanratu, dan kini sudah dibawa pulang oleh keluarga untuk berobat ke ahli tulang, menurut informasi korban mengalami payah tulang diduga akibat terjatuh,” jelas Dadi.

Dengan kejadian ini, Kapolsek imbau seluruh masyarakat untuk menutup belas galian apabila sudah tidak dipergunakan.

“Kepada semua warga bila ada galian (lubang) sudah tidak dipergunakan mohon untuk ditutup kembali agar tidak membahayakan bagi orang yang melintas karena tidak tahu disitu ada bekas galian yang sudah tertutup rumput.” ungkap Kapolsek.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *