Anwar (Petani), “Budidaya Cabe Merah Atraktif, Kadang Harga Bisa Berlipat dan Tak Berharga

oleh -96 views

Cianjur, transmetro.id, Kamis, 29 Juli 2021, Laporan, Reporter Teddy

TRANSMETRO,-Budidaya Cabe Merah salah satu komoditas pertanian paling atraktif, dimana pada saat tertentu, harga cabe inipun bisa berlipat ganda dan bisa juga turun disaat tak diterduga hingga tak berharga,

Makanya kalau menjadi sebagai petani cabe merah, itu menjadi sebuah tantangan tersendiri baginya. Tutur Anwar salah satu petani budidaya cabe merah kepada transmetro.id. pada Kamis (29/07/2021) di lokasi Perkebunannya di Kp. Takokok RT.01/014 Desa Pesawahan Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur

“Saya menanam cabe merah jenis cabe kriting sebanyak 6.000 pohon diatas area tanah 2.000 Meter, dengan biaya produksi seluruhnya mencapai 11 Juta, dan sudah 10 kali panen dengan rata-rata harga Rp. 13.000/kg.

Selain budidaya cabe merah, sebagai tumpang sarinya, saya jmenanam pohon jeruk limo. Kemudian menanam sawi putih dan bawang daun yang telah panen 1 (satu) bulan yang lalu.

Budidaya cabe merah saya lalukan sudah mencapai hampir 15 tahun dan pekerjaan ini sebagai pekerjaaan turun temurun dari orang tua.

Harapannya saya, pertama agar pupuk dan harga obat-obatan sepert jenis fungisida untuk penyubur dan insektisida untuk membasmi hama masih mahal, apalagi jenis-jenis lainnya. Kedua, agar generasi muda kembali ke desa-desanya untuk membangun daerah. Imbuhnya

Red, Hep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *