STQH XVII Tingkat Provinsi Jabar, Kabupaten Sukabumi Targetkan Juara Umum

oleh -39 views

Sukabumi, transmetro.id,- Rabu, 25 Agustus 2021, sbr/Pmkbsm/Red

TRANSMETRO,-Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengikuti pembukaan Seleksi Tilawatil Qurˮan dan Hadits (STQH) XVII Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 secara virtual dari Pendopo Sukabumi, Rabu (25/8/2021).

Gubernur Jawa Barat H. M Ridwan Kamil dalam sambutannya mengatakan, STQH ini merupakan salah satu jawaban visi-misi mewujudkan Jabar juara lahir dan batin. “Tujuannya, menjadikan Jabar provinsi Qurani. Generasi muslim Jabar semuanya bisa paham dan menghafal Alquran. Termasuk mampu menerapkan dalam keseharian,” ungkapnya.

Kang Emil menginginkan STQH dijadikan sebagai budaya. Khususnya dalam meningkatkan pemahaman Alquran. “Paling utama ialah penerapan ahlak baik. kompetisinya untuk meningkatkan pemahaman Alquran,” bebernya.

Peserta yang meraih prestasi dalam lomba ini, akan diikutsertakan pada kompetisi tingkat nasional yang rencananya dilaksanakan tahun ini di Maluku Utara. “Target kita di Nasional tidak boleh setengah-setengah. Kalau bisa juara umum, kita kejar bersama-sama,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum LPTQ Jabar Dewi Sartika mengatakan, kegiatan STQH dilaksanakan selama enam hari terhitung dari 25 s/d 30 Agustus 2021. “Peserta STQH kali ini ada 540 orang dari seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Barat,” terangnya.

Usai mengikuti pembukaan seleksi STQH, H. Marwan Hamami mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengirimkan kontingen sebanyak 35 orang yang terdiri dari peserta, pembina, dan official untuk mengikuti STQH tingkat Provinsi Jabar di Bandung. Peserta dari Kabupaten Sukabumi mengikuti semua cabang lomba. “Ada sepuluh cabang. Semuanya kita ikuti. Kabupaten Sukabumi sangat mengunggulkan cabang tahfiz. Baik tahfiz 10, 20, maupun 30,” ujarnya.

Kabupaten Sukabumi menargetkan juara umum di STQH ke-17 tingkat Jabar ini. Meskipun dalam STQH tingkat provinsi lalu, Kabupaten Sukabumi berada ditingkat enam. “Kami berusaha menjadi juara umum. Kalaupun tidak, minimal masuk tiga besar,” pungkasnya.

Red,Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *