Tengah Malam Terdengar Jeritan Minta Tolong dari Sumur Sedalam 12 Meter, Ternyata Bocah yang Hilang

oleh -68 views

Sumur tempat ia menemukan Mizan yang hilang sejak Rabu (6/10/2021) siang.

Sukabumi.transmetro.id, Jum’at, 08 Oktober 2021.

TRANSMETRO,-Hamizan Hadid Kamali (5) ditemukan di sumur sedalam 12 meter di dekat rumahnya di Kampung Baru Ciaul Kibodas, RT 01/17, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi , Jawa Barat, Kamis (7/10/ 2021).

Mizan, panggilan Hamizan sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu (6/10/2021) siang.

Sumur tersebut merupakan sumur yang sudah bertahun-tahun kosong, selain itu tidak digunakan dan tidak ada air, maka sumur ditutup menggunakan seng dan kayu.

“Sumur sudah ditutup dan tidak digunakan sejak rumah runtuh hampir empat tahun lalu, mungkin,” kata ketua RT 1 Aja Jamaludin kepada Tribunjabar, Kamis.

Aja menuturkan, lokasi tersebut akhirnya diubah menjadi taman sehingga warga jarang beraktivitas di sekitar lokasi. Bahkan lokasinya sudah dipagari.

Suara teriakan tengah malam

Erwan, seorang tokoh setempat mengatakan, pada Rabu malam ada warga yang mendengar suara anak-anak berteriak minta tolong.

Suaranya berasal dari sebuah rumah kosong tidak jauh dari lingkungan sekitar.

“Tadi malam ada yang minta tolong, suaranya dari rumah kosong. Lalu kami ikuti tidak ada siapa-siapa,” kata Erwan.

Warga kemudian menggelar shalawat dan membaca doa di rumah kosong tersebut.

Mereka kemudian melihat sebuah sumur di rumah kosong itu, tetapi tidak menemukan apa pun di dalamnya.

“Nah, setelah itu terdengar suara anak minta tolong di dekat rumpun bambu tak jauh dari rumah korban. Kami cari sampai tengah malam tidak ada,” kata Erwan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, keesokan harinya seorang warga bernama Unang yang sedang membersihkan kebunnya tiba-tiba mendengar suara meminta tolong.

Awalnya dia mengira tidak mungkin suara itu berasal dari dalam sumur, karena sumurnya tertutup.

Suara memohon bantuan terus datang dari dalam sumur. Unang akhirnya berani membuka tutup sumur dan melihat Mizan.

Bocah itu dalam posisi tidur dan kemudian tiba-tiba berdiri setelah tutup sumur dibuka.

“Pukul 11.00, Kang Unang melarikan diri, memberi tahu kami bahwa keluarga Mizan dan saya berada di sumur. Awalnya kami tidak percaya. Namun, setelah melihatnya bersama, ternyata benar dan kami langsung membantu. sampai berhasil dievakuasi,” kata Erwan.

Warga sempat mengira jika Mizan jatuh ke dalam sumur sedalam 12 meter, kemungkinan besar bocah itu akan mengalami luka parah. Namun, Mizan hanya mengalami luka kecil di kakinya.

Bau gas

Sementara itu, Revi (26), salah satu warga yang turun ke lokasi sumur merasakan bau gas di dalam sumur.

Revi saat itu merasa sesak napas.

“Diakali dengan alat seadanya kami turun bersama yang lain hingga akhirnya bisa mengangkat Mizan dari bawah untuk keluar dari sumur,” kata Revi.

regional.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *