Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Geram! Ada Potensi Gejolak Masyarakat Akibat Pembangunan Bendungan di Gegerbitung Terbengkalai

oleh -21 views

Sukabumi – Menindak lanjuti aspirasi dan keluhan masyarakat, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Suganda tinjau langsung bendungan Bahliwong di wilayah Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (12/10/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun TatarSukabumi.ID, bendungan Bahliwong ini merupakan salah satu sarana yang dirasa cukup vital bagi masyarakat, pasalnya bendungan ini merupakan salah satu akses aliran irigasi yang mampu mengairi lebih dari 200 hektare areal pertanian di kawasan Gegerbitung dan sekitarnya.

Lebih dari 2 tahun bendungan Bahliwong ini ambrol, dari pantauan TatarSukabumi.ID bersama Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, kondisi bendungan masih dalam kondisi rusak, meski saat ini terpasang batu yang disusun di aliran Sungai ini, namun kondisi aliran air berada kurang lebih dua meter dibawah saluran irigasi.

Dengan kondisi air yang berada jauh dibawah aliran irigasi, dapat dipastikan saluran irigasi yang mengandalkan air yang terbendung oleh Bendungan Bahliwong tampak kering kerontang.

Sejak bendungan ini ambrol, belum ada intervensi dan upaya perbaikan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

Pada 20 Januari 2021 silam, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara bersama sejumlah Wakil Rakyat sempat menggelar pertemuan dengan salah satu Perusahaan yang akan membuka lahan Peternakan Ayam di wilayah Gegerbitung.

Audiensi dilakukan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Unsur Muspika dan Pihak Perusahaan atas desakan aspirasi masyarakat Gegerbitung dengan hasil akhir melahirkan 9 poin kesepakatan.

Salah satu poin kesepakatan itu adalah upaya perbaikan sarana Bendungan Bahliwong.

“Waktu itu perjanjian, kesepakatan bisa berlanjutnya Perusahaan apabila pembangunan di Gegerbitung termasuk bendungan Bahliwong bisa direalisasikan (perbaikan),” ungkap Suganda, Senin (12/10).

“Ternyata sampai sekarang tidak dilaksanakan, saya mohon kepada Ketua DPRD bapak Yudha, bapak Bupati, tolonglah, Saya sebagai pribumi dari Gegerbitung, Saya dari (fraksi) PDI tapi yang merasakan manfaat bendungan ini bukan hanya dari PDI saja tapi seluruh masyarakat,” pinta Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Tolong tinjau ulang PT Male, sebelum melaksanakan pembangunan¬† (bendungan) ini tolong ditutup kembali. Mohon maaf sebelum masyarakat Gegerbitung bergejolak,” tegas Suganda.

Hingga berita ini ditayangkan TatarSukabumi.ID masih berusaha meminta tanggapan Pihak Perusahaan terkait permasalahan ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *