Anggota KPU dan Bawaslu RI Periode 2017-2022 Akan Berakhir, Presiden Jokowi Terbirkan Keppres No 120/P Tahun 2021

oleh -73 views

Jakarta, transmetro.id, Selasa, 12 Oktober 2021, Laporan Reporter, Rd

TRANSMETRO-Ketua sampai anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau Badan Pengawasan Pemilu masa periode 2017-2022 akan segera berakhir. Hal tersebut, dibarengi dengan

di terbitkannya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 120/P Tahun 2021 tentang Pembentukan Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu Masa Jabatan Tahun 2022-2027, oleh Presiden RI Joko Widodo.

Dalam Keppres Nomor 120/P Tahun 2021 tentang Pembentukan Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027. Sudah diatur dan ditetapkan 11 orang yang bakal masuk ke dalam tim seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu.

Dalam keterangan tertulis, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, kalau Keppres 120/P Tahun 2021 itu diterbitkan pada 8 Oktober 2021. Keppres tersebut berdasarkan masa jabatan anggota KPU periode 2017-2022 dan anggota Bawaslu periode 2017-2022 akan berakhir pada 11 April 2021.

Kemudian Tito Karnavian memaparkan, menurut Pasal 22 dan Pasal 118 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dijelaskan bahwa Presiden harus kembali membentuk keanggotaan tim seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu dalam waktu paling lama 6 bulan sebelum berakhir masa jabatan.

“Anggota tim seleksi diantaranya, pertama Juri Ardiantoro yang menjadi Ketua sekaligus anggota, selanjutnya Chandra M Hamzah selaku Wakil Ketua dan Bahtiar yang menjadi Sekretaris sekaligus anggota,” kata Tito Karnavian, Selasa (12/10/21).

Sementara itu, lanjut Tito untuk anggota lainnya ialah Edward Omar Sharif Hiariej (Wamenkumham), Airlangga Pribadi Kusman (Dosen Departemen Politik FISIP Universitas Airlangga/Staf Ahli Kementerian Pembangunan Pedesaan Indonesia dan Transmigrasi), Hamdi Muluk (Guru Besar UI/Psikologi), Endang Sulastri (Dosen Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah), I Dewa Gede Palguna (mantan Hakim MK), Abdul Ghaffar Rozin (Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU), Betti Alisjahbana, dan Poengky Indarty (Komisioner Kompolnas).

“Diketahui, anggota KPU dan Bawaslu tersebut masa jabatannya akan habis pada 11 April 2022 mendatang,” jelas Mendagri.

Terkait hal itu, Sekretaris Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 Bahtiar menyebut, pendaftaran calon Ketua dan Anggota KPU dan Bawaslu terbuka untuk umum. Bahtiar mengajak semua pihak untuk ikut mendaftar sebagai bakal calon anggota KPU-Bawaslu.

“Pendaftaran dibuka untuk umum, adapun jadwal pendaftaran baru akan ditentukan. Pada seluruh masyarakat dan seluruh kawan-kawan para pegiat pemilu, akademisi maupun para pemuda untuk ikut serta dalam seleksi pendaftaran bakal calon ketua dan anggota KPU dan Bawaslu untuk periode 2022-2027,” ajak Bahtiar dalam konferensi persnya yang disiarkan secara daring, Senin (11/10/21) kemarin.

Kemudian, jelas Bahtiar, siapa pun yang utama warga negara Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017, silakan yang berkenan dan memiliki kemampuan di bidang kepemiluan, untuk menjadi calon komisioner, calon anggota KPU, calon ketua Bawaslu RI, terbuka dibuka untuk publik.

“Tahapan akan dilakukan timsel berkaitan dengan seleksi calon anggota KPU-Bawaslu. Tahapan pertama, adalah mengumumkan jadwal pendaftaran bakal calon anggota KPU-Bawaslu. Jadi nanti tahapannya ada masa pendaftaran, nanti jadwalnya kapan tentu akan diputuskan oleh Timsel,” jelas Bahtiar.

Setelah menentukan jadwal, lajut Bahtiar, selanjutnya Timsel akan menerima pendaftaran bakal calon dan melakukan penelitian administrasi bakal calon, kemudian mengumpulkan hasil penelitian administrasi. Lalu, melakukan seleksi tertulis, kesehatan, psikologi serta mengumumkan nama daftar bakal calon yang lulus tes untuk mendapatkan masukan dan tanggapan masyarakat.

“Setelah itu dilakukan, selanjutnya melakukan wawancara dan menetapkan 14 nama calon anggota KPU masa jabatan 2022-2027 dan 10 calon anggota Bawaslu RI masa jabatan 2022-2027. Selanjutnya, 14 nama calon anggota KPU dan 10 nama calon anggota Bawaslu hasil seleksi, akan dikirim kepada Presiden Joko Widodo,” tandasnya.

Red/Rudi Samsidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *