Blak-blakan, Kadin Kab Sukabumi Ungkap Kekecewaan Terhadap BPJS Ketenagakerjaan

oleh -50 views

TRANSMETRO,- Tresna Wijaya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Kabupaten Sukabumi secara blak-blakan ungkap kekecewaaannya terhadap BJPS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi.

Pasalnya, penawaran partisipasi pada program Gebyar Vaksinasi Industri Sukabumi Sehat Sukabumi Maju yang diinisiasi Kadin Kabupaten Sukabumi tak kunjung terealisasi.“Tidak sama sekali ada partisipasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi pada program vaksinasi yang kami luncurkan,” ungkapnya

Padahal kata dia, berulang kali Kadin bersama HRD Asosiasi yang mewakili perusahaan di Kabupaten Sukabum menawarkan bentuk partisipasi pada Gebyar Vaksinasi Industri ini kepada BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi. Namun, nyatanya tidak ada kesanggupan sama sekali.“Partisipasi kan tidak mesti dalam bentuk materi, bisa saja dalam bentuk dukungan dengan hadir pada kegiatan vaksinasi. Intinya, kami kecewa,” kesal Tresna.

Segudang manfaat bisa dipetik dalam kegiatan tersebut sambung Tresna. Bahkan, bisa jadi jembatan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengingatkan kembali bagi perusahaan agar mentaati aturan dalam melaksanakan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

“Kemudian, vaksinasi ini pun jelas ruangnya hanya bagi para pekerja yang merupakan peserta atau nasabah dari BPJS Ketenagakerjaan,” paparnya.

Oleh karena itu, jadi hal yang wajar jika BPJS Ketenagakerjaan memberikan dukungan pada kegiatan vaksinasi yang tujuannya untuk menjaga para pekerja agar tetap sehat.

Tresna sudah merasa lelah bernegosiasi dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan hingga sampai tingkat Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat.“Hasilnya tetap nihil. Padahal kegiatan kami ini untuk mempercepat pembentukan herd immunity atau kekebalan komunal terhadap serangan Virus Corona khususnya di lingkungan pabrik,” kata Tresna. yang dikutif jurnalsukabumi.com

Adapun surat permohonan pasrtisipasi yang dilayangkan terhadap BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi sendiri pun ditargerkan untuk 151 pekerja dan masyarakat.“Kendati tidak ada support mereka. Akan tetapi pelaksanaan kegiatan pun berjalan dengan lancar dan sesuai target. geber vaksinasi di Pabrik wilayah Parungkuda,” tandasnya.

Sementara itu, melalui surat bernomor B/7216/092021 tertanggal 22 September 2021, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Diding Ramdani menyatakan, atas permohonan dari Kadin Kabupaten Sukabumi, pihaknya telah mengajukan bantuan kepada Kantor Pusat dan Kanwil Jabar.

Kantor pusat menjawab, BPJS Ketenagakerjaan juga mempunyai program vaksinasi.“BPJS Ketenagakerjaan telah berpartisipasi melaksanakan sentra vaksinasi Covid-19 bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan masyarakat umum sejumlah 83 ribu orang,” kata Diding dalam suratnya.

Selain itu, lanjutnya, dikarenakan keterbatasan anggaran, Diding dan jajarannya tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi yang dikoordinasikan oleh Kadin Kabupaten Sukabumi.

Rep/Linda Herlina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *