Jalan Salakaso Play Oper, Mengalami Kerusakan Yang Menghawatirkan, Pengendara Motor Mengeluh Abdi

oleh -128 views

 

TRANSMETRO.ID, Sukabumi-Akibat curah hujan yang terus mengguyur wilayah Kota/Kabupaten Sukabumi. Jalan Lingkar Selatan (Lingsel) tepatnya di lokasi proyek pembangunan lanjutkan jembatan Play Oper Salakaso, Kelurahan Babakan, Kacamata Cibereum, Kota Sukabumi, mengalami kerusakan dan badan jalan dipenuhi kotoran tanah merah, diduga dari lokasi proyek.

Kerusakan jalan milik Provinsi ini, dinilai dari dampak kendaraan besar yang melebihi tonase yang membawa tanah merah kelokasi proyek Play Oper. Ditambah, curah hujan tinggi menjadi penyebab kerusakan dan berlobangnya badan jalan. Ditambah, tidak adanya sistem drainase yang kurang baik. Tak sedikit, kejadian laka lantas kerap terjadi.

Melihat kondisi kerusakan Jalan Lingsel (Play Oper) yang kerap menimbulkan kemacetan, dan kerap memakan korban. Akibat kondisi tersebut, kendaraan atau peng­guna jalan saat melintas agar berhati-hati saat melewati ruas jalan yang rusak, berlumpur dan berlobang.

‎”Saya setiap hari di tengah malam melewati jalan lingsel. Paling miris kondisi kerusakan yang menghawatirkan, di depan lokasi proyek pembangunan Play Oper pas rel kereta api. Banyak pengendara yang terjatuh terjebak lobangan dan lumpur tanah merah yang bercampur genangan air hujan,” kata Ahmad Hilal (60), Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes.

Play Oper
Foto Dokumentasi Jalan Salakaso Cibereum Kota Sukabumi.

‎Ahmad Hilal mengaku, pernah menolong pengendara terjatuh akibat meligelincir melawati batalan rel di Jalan Salakaso depan proyek pembangunan miliki Provinsi Jabar.
Dengan kejadian tersebut, ia berharap pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan lingsel yang berlobang.

“Untuk menghindari kejadian laka lantas yang diakibatkan jalan tersebut rusak dan berlobang. Saya berharap intasi pemerintah agar segera meperbaiki jalan dan memberi rambu-rambu bahaya. Khusus, buat pelaksana proyek agar bisa memetakan arus armada truk tanah merah agar tidak menyusahkan kotoran tanah sepanjang jalan,” cetus Ahmad.

Hal senada disampaikan salah satu pengendara roda dua Asep Ruswandi (45) mengatakan, dirinya setiap hari melintas jalan lingsel, ia mengaku saat melintas harus ekstra hati-hati. Sebab sepanjang jalan tersebut banyak jebakan jalan berlobang yang begitu dalam dan berlumpur.

“Saat melintas saya harus ekstra hati-hati, dari jalan Salakaso Cibereum, depan proyek pembangunan jembatan Play Oper bisa dicek. Terdapat kerusakan titik jalan yang menghawatirkan dan perlu adanya perhatian dan perbaikan,” jelasnya.

Asep berharap, pemerintah yang berkompeten dalam kewenanganya. Untuk segera melakukan perbaikan secara sementara maupun permanen. Untuk menghindari terjadinya laka lantas akibat jalan mengalami kesusahan.

 

Play Oper
Foto Dokumentasi.

“Saya berharap, dinas terkait untuk memperbaiki titik jalan rusak berlobang di jalur Salakaso Cibereum, minimal tambal sulam agar tidak memakan korban,” harap Asep yang mengaku berprofesi sebagai guru disalah satu sekolah dasar di Kabupaten Sukabumi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Lembaga Analisia dan Transparansi Anggaran Sukabumi (Latas) Sukabumi, Ferri Febriansyah, menilai perbaikan jalan berstatus Unit Provinsi Jabar Wilayah II Sukabumi, harus menjadi prioritas. Pasal­nya, hak rakyat untuk men­dapatkan layanan fasilitas um­um harus dipenuhi setelah membayar pajak.

Selain itu, kondisi sejumlah jalan poros antara perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi, kondisinya banyak mengalami khawatiran. Kerusak dan berlobangnya badan jalan perlu mendapat perhatian khusus dari Pemprov.

“Sarana jalan merupakan insfratruktur vital bagi pere­konomian masyara­kat, dan jika kondisi jalan rusak maka pere­konomian masyara­kat juga terhambat. Kami berharap pemerintah segera mengintruksikan intansi terkait untuk memperbaiki jalan rusak berlobang. Khusus di jalan Salakaso Cibereum tepatnya didepan Proyek Play Oper, kondisinnya menyedihkan,” selorohnya.

Red : Rudi Samsidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *