Jenderal Listyo Keluarkan Telegram Khusus Untuk Lima Oknum Polri Yang Sempat Jadi Sorotan Publik

oleh -79 views

 

TRANSMETRO.ID, Jakarta-Institusi Polri atau KORS Bhayangkara, tengah ramai dan mendapat sorotan oleh publik. Menyusul, ada beberapa oknum polisi di lapangan yang bertindak berlebihan, arogan hingga dinilai merusak nama baik Polri.

Untuk menyakapi sorotan di tubuh marwah KORP Bhayangkara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun terpaksa turun tangan. Dengan mengeluarkan telegram khusus untuk mencegah aksi kekerasan dan sikap arogan polisi saat bertugas di lapangan.

“Berdasarkan catatan, ada sejumlah nama oknum polisi arogan, bertindak berlebihan, hingga viral di media sosial,” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Jakarta, Sabtu (23/10/21) kemarin.

Mereka yang diantaranya diduga memicu Kapolri menerbitkan telegram khusus :

1. Aipda Monang Parlindungan Ambarita.

Salah satu anggota Sabhara Polres Metro Jakarta Timur itu menjadi perbincangan usai video dia memeriksa secara paksa handphone milik warga, viral di medsos. Dia melakukan hal itu saat menjalankan patroli rutin. Aipda MP Ambarita sendiri dikenal sebagai polisi artis karena sering masuk layar kaca.

Aksi-aksi Ambarita bersama anggota Sabhara lain dalam mengamankan kawasan Jakarta Timur juga kerap viral di media sosial. Namun, kini dia dimutasi ke Bidang Humas Polda Metro Jaya.

2. Polantas berinisial FA.

FA seorang anggota polantas berinisial FA viral di medsos beberapa waktu lalu. Dia kedapatan merayu seorang wanita yang diberhentikan di jalanan kawasan Tangerang. Korbannya adalah RNA. Dia mengaku dirayu oleh FA untuk bisa bertemu di indekosnya. Buntutnya, FA kini diperiksa Propam Polda Metro Jaya.

3. Aipda Goncalves Lumbantoruan.

Aipda Goncalves Lumbantoruan merupakan anggota polantas di Polresta Deli Serdang. Goncalves viral karena terekam kamera menganiaya seorang pengendara di jalanan.

Aksi arogan ini membuat warganet geram. Kapolresta dan Kasatlantas Polres Deli Serdang langsung menyampaikan permintaan maaf. Untuk Goncalves langsung diperiksa Propam.

4. Brigadir NP.

Brigadir NP, anggota reskrim Polresta Tangerang. Dia terekam kamera membanting MAF, mahasiswa yang ikut aksi demo di depan kantor Bupati Tangerang. Tindakan NP ini membuat MAF kejang-kejang hingga pingsan. Bahkan, MAF harus rawat inap di rumah sakit.

5. Irjen Napoleon Bonaparte.

Irjen Napoleon Bonaparte yang merupakan eks Kadiv Hubinter Polri bersikap arogan ketika ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Dia menganiaya salah satu tahanan yakni Muhammad Kece karena tak terima agama Islam dihina. Napoleon juga melumuri Muhammad Kece dengan kotoran manusia.

Red : Rudi Samsidi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *