Oknum Anggota Polres Tanjungbalai Didakwa Atas Jual BB Sabu Seberat 7 Kg

oleh -43 views

 

TRANSMETRO.ID, Medan-Oknum anggota Polri berpangkat Kepala Unit Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai, Sumatera Utara, Wariono, didakwa kasus jual 7 kg narkotika jenis sabu yang jadi barang bukti (BB) hasil penangkapan.

Dilansir dari CNN, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Wariono, dalam sidang perdana di PN Tanjungbalai, Kamis (21/10) lalu. Adalah salahsatu 10 oknum polisi yang sama didakwa telah menjual narkoba hasil sitaan. Fantastis, barang bukti sabu hasil sitaan bernilai Rp1,25 miliar.

“Terdakwa dalam sidang perdana, mengaku baru menerima uang sebesar Rp850 juta dari nilai Rp1,25 miliar. Terdakwa Wariono ini, selaku Kanit Narkoba Polres Tanjungbalai yang telah menjual narkotika jenis sabu seberat 6 kilogram kepada pengedar narkoba dengan kesepakatan senilai Rp1 miliar,” kata JPU Kejari Tanjungbalai, Rikardo Simanjuntak.

Terungkap aksi tersebut, saat petugas Satuan Polairud Polres Tanjungbalai Khoirudin Syahril Napitupulu dan Alzuma Delacopa melakukan patroli di Perairan Tangkahan Sei Lunang Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, Rabu (19/5) pukul 15.30 WIB, lalu.

Sementara itu, di Dermaga Polairud Polres Tanjungbalai, Togap Sianturi dan Agung Sugiarto Putra menyerahkan barang bukti sabu 57 Kg kepada Kapolres Tanjungbalai yang didampingi oleh Kaurbin Ops Sat Narkoba Polres Tanjungbalai Luhut Hutapea untuk proses penyelidikan dan penyidikan.

“Wariono bersama Agung Sugiarto Putra, Hendra Tua Harahap, Rizky Ardiansyah, Joshua, dan Kuntoro kemudian bertemu untuk membicarakan rencana penjualan sabu-sabu itu di Belakang SMAN 2,” paparnya.

Terdakwa Wariono juga menyuruh Agung Sugiarto Putra menghubungi Boyot, yang juga buron, untuk menjual sabu 6 Kg seharga Rp1 M. Namun, Boyot baru membayar Rp600 juta.

“JPU pun menjerat para terdakwa dijerat dengan dakwaan kesatu primair Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP; Subsidair Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 dan Kedua Pasal 137 huruf a UU Narkotika Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP,” tandasnya.

Red : Rudi Samsidi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *