PKL Dikawasan Muara Citepus dan PSM Palabuhanratu Diterbitkan, Satpol PP Akui Sesuai Regulasi dan SOP

oleh -45 views

 

TRANSMETRO.ID, Sukabumi-Satpol PP Kabupaten Sukabumi kerahkan puluhan pasukan guna menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Muara Citepus dan areal Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (28/10) lalu.

Penertiban PKL yang dilakukan dalam agenda operasi penertiban (Opstib) Satpol PP, melibatkan unsur TNI, Polri, Dishub, DLH, PLN, Aparat Kelurahan Palabuhanratu dan Desa Citepus .

Penertiban PKL, berdasarkan surat penertiban yang dilayangkan Satpol PP dengan surat teguran 1 s/d 3 Perda Nomor 3 tahun 2018 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 10 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Perda Nomor 6 tahun 2010. Tentang Ijin mendirikan bangunan sesuai Perbup Nomor 116 Tahun 2016 tentang Tata Cara Tindakan Penertiban.

PKL
Foto Dokumentasi.

“Penertiban sesuai regulasi yang mengatur diatas. Kami dalam Opstib memiliki SOP mengacu Perbup Nomor 87 tahun 2018 tentang kawasasn tertib PKL. Dalam menjalankan tufoksi, kami (Satpol PP) akan konsisten menegakan aturan demi ketertiban dan kenyaman bersama,” kata M. Bambang DL, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sukabumi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (30/10/21).

Bambang berharap, semua pihak khususnya para PKL bisa memahami bahwa penertiban bukan saja menegakan aturan. Akan tetapi diproykesikan untuk kepentingan yang lebih besar menyangkut kepentingan masyarakat umum.

“Lebih khusus Palabuhanratu adalah wilayah Wisata, yang juga Ibu Kota Kabupaten Sukabumi yang perlu ditata dengan baik sebagaimana prasyarat sapta pesona pariwisata. Ketika semuanya terwujud, tentu akan menarik minat banyak wisatawan baik dalam dan luar negeri. Maka peningkatan ekonomi akan menjadi lebih besar dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ada disepanjang kawasan wisata Palabuhanratu,” jelasnya.

PKL
Foto Dokumentasi.

Untuk penertiban dikawasan Muara Citepus dan Areal masuk Pasar Semi Modern Palabuhanratu, dijadikan titik prioritas penertiban, Bambang menilai, tak hanya soal kenyamanan, estetika dan kemudahan akses. Akan tapi, bakal jadi satu mempertimbangkan banyak aspek, ketika semua tertata dengan rapi dan bersih.

“Pertama kelancaran lalulintas bisa tercipta, memimalisir kemungkinan kecelakaan, semua itu untuk kepentingan bersama. Untuk itu, kami mangajak semua pihak, mari kita jaga dan pelihara kenyamanan dan ketertiban Palabuahnaratu sebagai Ibukota Kabupaten dan daerah pariwisata yang nyaman dan indah,” bebernya.

Red : Rudi Samsidi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *