Sejumlah Warga Nelayan Pajagan Cisolok, Tulis Penolakan Aturan Menteri DKP Yang Membingungkan

oleh -45 views

 

TRANSMETRO.ID, Sukabumi-Video berdurasi 00:37 menit menamapkan sejumlah warga Nelayan Pajagan Desa Cikahuripan Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, memegang spanduk bertuliskan Rapor Merah Untuk Mentri KKP, viral disejumlah pesan singkat WhatsApp dan Group Media Sosial, Minggu (24/10/21).

Dalam video tersebut, menceritakan kondisi yang dialami warga nelayan yang tidak bisa melaut, dikarenakan banyaknya peraturan dari Mentri KKP RI yang dinilai membingungkan warga nelayan.

Meski tidak disebutkan dalam video secara rinci mengenai peraturan yang membingungkan warga nelayan. Akan tetapi, dalam video ditambah foto adanya spanduk bertuliskaan, Kami Nelayan Pajagan Menolak PP Nomor 85, Tentang Kenaikan PNBP dan Menolak Permen KP No 17 Tahun 2021. Tentang Kebijakan Larangan Ekspor Bening Benih Lobster.

Nelayan Pajagan
Foto Dok : Warga Nelayan Pajagan Cisolok Tulis Kritikan Kepada Aturan Menteri DKP Dalam Spanduk.

Adalagi tulisan yang diantaranya, Kami Nelayan Pajagan Meminta Bapak Presiden Jokowi untuk Memikirkan Nasib Penghidupan Para Nelayan.

Sumber Daya Ikan Yang Dimiliki Indonesia Adalah Anugrah Untuk Bangsa Indonesia. “Rapot Merah Untuk Mentri KKP”.

Sedangkan spanduk lain bertuliskan, Nelayan Adalah Garda Terdepan di Lautan, Nelayan Bukan Kriminal, Nelayan Sejahtera Negara Kuat.

Adalah lagi spanduk penolakan yang bertuliskan, Kami Nelayan Pajagan Menolak PP No 85 Tentang Kenaikan PNBP dan Menolak PERMEN KP NO 17 Tahun 2021. Tentang Kebijakan Larangan Ekspor Bening Benih Lobster.

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kepada Desa Cikahuripan Jaro Midun, membenarkan adanya aksi penolakan yang ditulis dalam sebuah spanduk dari sejumlah warga Nelayan Pajagan.

“Iya betul itu warga desa kami, menyampaikan aspirasinya,” tandasnya.

Red : Rudi Samsidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *