Yudha: Semua Guru Honorer di Kabupaten Sukabumi Wajib Punya BPJS

oleh -30 views

SUKABUMI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara mengaku prihatin atas kondisi yang terjadi pada seorang guru honorer pada Sekolah Dasar Negeri Pasekon yang meninggal dunia pada Selasa (19/10) lalu.

Sang guru yang bernama Sarifin (41) diketahui menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampangkulon karena penyakit maag kronis.

“Saya atas nama pribadi dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Yudha saat mengunjungi rumah duka di Kampung Lodaya, RT 09/03, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Yudha menegaskan bahwa dirinya kecolongan lantaran baru mengetahui bahwa guru Sarifin meninggal dunia karena tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Almarhum diketahui hanya memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Akan tetapi saat akan memprosesnya keluarga almarhum tidak mengetahui mekanismenya.

“Ini penjelasan dari relawan ke saya bahwa almarhum sempat mengalami kendala saat berobat karena tidak memiliki BPJS. Almarhum cuma punya KIS, tapi keluarga tidak tahu mekanisme prosesnya,” kata Yudha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *