Akibat Lonsor Seorang Santri Yaspida Cisa’at Meninggal Dunia Tertimbun Tanah

oleh -44 views

Cisa’at, transmetro id, Senin, 22 November 2021, Laporan, Linda Herlina – 12:27 

Sukabumi, Akibat tanah longsor seorang santri meninggal dunia dikarenakan tertimbun tanah, di Asrama putra Pondok Pesantren Yaspida Desa Sukaresmi  Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, Minggu (21/11/2021) malam.

“Musibah ini terjadi pada Minggu (21/11/2021) malam sekira Pukul 00.00 Waktu Indonesia Bagian Barat. Jelas Kepala Sekolah SMK Terpadu 2 H. Nandang Irawan, M Pd, kepada awak media disaat jumpa pers Senin (22/11/2021) di depan Kantor Yaspida

Kejadian tepat pukul 00.00 Wib di Pondok  Pesantren Salafiyah Terpadu. salah satu santri kami meninggal dunia, saat itu para santri sedang tertidur lelap termasuk korban dan Korban ini sebagai pembimbing asrama.

Pasca peristiwa ketika tiba tiba ada suara dan gemercik air sambung dengan suara teriakan santri, “ada air masuk beserta lumpur,  akhirnya mereka responsif dari para pembimbing, para ustadz langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan secara cepat tanpa perhitungan apapun menolongnya,

Lalu mencari korban, yang  akhirnya korban ditemukan salah satu santri kita,namanya Muhammad Arsyad Fadillah papar Nandang.

Tambahnya, Korban tertimbun longsor, yang  kebetulan santri ini merupakan salah satu santri terbaik, ia merupakan salah satu pasukan khusus juga sebagai garda terdepan dalam hal kedisiplinan jelasnya dengan penuh haru.

Sementara itu Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (PBK), Imam Ismail dilokasi seketika langsung melakukan assasment ke lapangan, dan mendapati kamar yang tertimpa tanah longsor yang  sedang dibersihkan para santri putra.

Menurutnya,”Kejadian longsor yang memakan korban jiwa ini, atas nama M, Arsyad (11), warga Sukabumi ini, terjadi pada malam sekitar pukul 00 wib, tebing setinggi 10 meter di belakang asrama putra ambruk ujarnya. dan ini menimpa asrama yang di huni oleh 13 orang santri putra,” ungkapnya, Senin (22/11/2021).

Lanjur Imam menambahkan, korban meninggal dunia sudah dibawa pihak keluarga dan rencananya akan segera dimakamkan.

M. Irsyad, Saksi mata sekaligus santri putra yang satu asrama dengan korban mengatakan kejadian terjadi pada pukul 11 malam. Awalnya ada rembesan air masuk ke dalam asrama kemudian tanah menimpa dinding kamar sehingga barang- barang berupa lemari dan pakaian santri ikut tertimbun material longsoran dan sekarang sudah dalam penanganan Polsek Cisaat Kabupaten Sukabumi dalam untuk olah TKP.

Red/Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *