Puluhan Warga Parungdengdek Wanaherang, Gelar Aksi Terkait Pasangan Plang Larangan

oleh -44 views

Puluhan Warga Parungdengdek Wanaherang, Gelar Aksi Terkait Pasangan Plang Larangan

Cilengsi, 3R Tv Online transmetro.id November 2 Nopember 2021, Laporan Firman/Leonardo B Purba.

TRANSMETRO,-Puluhan Warga dan Wali Murid SMK) Generasi Mandiri gelar aksi damai, hal tersebut dilakukan menolak pemasangan Plang bertuliskan dilarang masuk oleh Komunitas Pendikung RI-1 (KPRI-1) dan berimbas kepada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

Dede Ibnu Arifin perwakilan warga setempat mengatakan, Kami menolak keras adanya pemasangan Plang oleh KPRI-1 yang mengklaim sebagai kuasa dari pemilik lahan RO Suhaedah dengan menyegel Yayasan SMK GM itu karena mengganggu sarana Pendidikan.

“Kami menolak pemasangan plang ini, karena berkaitan dengan aktivitas anak didik sekolahan SMK GM. Tujuan dari KPRI-1 itu untuk menyegel tidak boleh ada aktivitas sekolahan sesuai dengan yang tercantum di Plang oleh KPRI-1.

Saya pernah berkomunikasi dengan KPRI-1 dia ditugaskan untuk pengamanan tanah oleh pemilik RO Suhaedah,” Jelasnya kepada Awak Media Pada Senin (22/11/21) Kemarin.

Saya sejak lahir hingga saat ini, sepengatahuannya terkait lahan yang digunakan oleh SMK GM itu adalah milik Negara atau pemerintah Desa Wanaherang yang diperuntukan untun lahan Pemakaman Umum jelasnya.

Saya kelahiran Parungdengdek, sedikit tahu awalmula lahan tersebut, sebelum adanya bangunan sekolahan dulunya lahan ini untuk sarana pemakaman umum.

Sepengatuhuan saya dari masa saya kecil sampai sekarang ini adalah tanah Negara makanya saya sebagai warga kaget sampai ada yang menyuratkan atasnama pribadi,” Herannya.

Lalu terkait terbitnya sertifikat itu sendiri apakah dari Jual Beli, Hibah, Waris, atau dimohonkan kepada pemerintah atau Negara saya pun tidak mengetahuinya.

“Berdirinya bangunan ini Tahun 2000 atau 2002 adalah lahan milik Negara. Namun, untuk sertifikat yang di pegang KPRI-1 itu baru tahun 2008. Sedangkan pada pembuatan sertifikat itu awalmulanya tidak tahu seperti apa,” Jelasnya.

Lebih lanjut menurut Dede, tambahnya, demi kepentingan warga dalam mencerdaskan kehidupan anak Bangsa, para wali murid itu akan mempertahankan SMK GM sampai kapanpun.

“Karena ini untuk sarana pendidikan masyarakat dan mencerdaskan anak bangsa kita sampai kapanpun siap untuk menjaga sarana pendidikan ini,” Tegasnya.

Editor Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *