Diduga Garong Dana BOS Madrasah Miliaran Rupiah, Kejati Tetapkan AK Ketua KKMI Periode 2017-2018 Tersangka

oleh -377 views

 

TRANSMETRO.ID, Bandung-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, mencium dugaan praktek tindak pidana korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp 8 miliar, yang dilakukan oknum ASN di Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun, oknum ASN yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada dugaan korupsi BOS tahun anggaran 2017-2018, berinisial AK sebagai ASN aktif di Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat.

Asisten Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Aspidsus Kejati Jabar), Riyono, SH., MH, mengatakan, berdasarkan proses penyidikan dan pemeriksaan pada kasus tindak pidana korupsi dana BOS yang ditangani pidana khusus. Kejati Jawa Barat, telah menahan tersangka inisial AK.

“Tersangka AK ini selaku Ketua KKMI Provinsi Jawa Barat. Dalam kusus dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Dana BOS Madrasah untuk penggandaan soal-soal Ujian Penilaian Akhir Tahun, Penilaian Akhir Semester, Try Out/TO, USBN, UAMBN (MI) di Lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2017 dan 2018,” ungkap Riyono, SH., MH, dalam konferensi pers di Kantor Kejati Jabar, Selasa (16/11/21) kemarin.

Aspidsus Kejati Jabar memaparkan, adapun modus operandi dilakukan oleh tersangka AK yang menjabat sebagai Ketua KKMI Provinsi Jawa Barat pada tahun 2017 dan 2018. Pada saat itu, Kementerian Agama RI mengucurkan dana BOS ke Madrasah-madrasah di seluruh Provinsi Jawa Barat, dengan cara diusulkan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Barat ke Kanwil Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat dan diteruskan ke Kementerian Agama RI.

“Adapun Madrasah penerima dana BOS dari Kementerian Agama RI yang anggarannya disalurkan melalui DIPA Kementerian Agama Kab/Kota diantaranya untuk membiayai kegiatan penggandaan soal ujian Penilaian Akhir Semester (PAS), Penilaian Akhir Tahun (PAT), Try Out (TO) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional,” tandasnya.

Red : Rudi Samsidi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *