Objek Wisata Baru Situ Dewa Dewi Cipiit, Potensi Wisata Andalan Desa Tanjungsari Sukabumi

oleh -85 views

 

TRANSMETRO.ID, Sukabumi-Situ Dewa Dewi Cipiit.di Kampung Rawaseel, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten‎ Sukabumi, Jawa Barat, salah satu tempat wisata alam yang cocok menjadi salah satu destinasi wisata bagi wisatawan lokal maupun regional.

Situ Dewa Dewi Cipiit mulai ramai dikunjungi sejak beberapa ditunjang penataan insfratruktur dan pasilitas pengunjung. Dimana terdapat situ ditengah hutan pinus, gua dan hamparan daun hijau pepohonan di sekitar membuat pengunjung bisa dimanjakan keindahan alam yang asri.

“Di lokasi wisata alam keunggulan yang dimiliki Desa Tanjungsari, tahap demi tahap penatan pihak Pemerintah Desa bersama Karangratuna dan Perum Perhutani terus dikolaborasikan. Ada sekitar dua hektare lahan situ yang ada di lokasi wisata ini, juga dilengkapi dengan perahu kayu, tempat berfoto selfie serta pepohonan pinus yang mengelilingi situ tersebut menambah suasana kian menyatu dengan alam,” Dilah Habililah, pencetus wisata Situ Dewa Dewi Cipiit, Rabu (10/11/21).

Dilah menambahkan, selama berada di Situ Dewa Dewi Cipiit, pengunjung disuguhi udara sejuk dan bisa merasakan buaian angin lembut perhutanan langsung. Lanjut Dilah, soal fasilitas yang saat ini sudah ada pengunjung  jangan merasa  khawatir. Pengelola Wisata Situ Dewa Dewi Cipiit sudah menata pasilitas  mum untuk pengunjung, mushola dan gazebo tempat beristirahat pengunjung sembari menikmati kesejukan suasana perhutanan.

“Untuk pengunjung yang ingin masuk ke situ cipiit hanya di pungutan tarip masuk sekitar Rp 5000 rupiah. Tarif tambahan sebesar Rp 5000 lagi dirogoh jika mau menaiki perahu kayu. Begitupun, fasilitas parkir kendaraan motor terbilang murah dan aman,” katanya.

Salah seorang pengelola Situ Dewa Dewi Cipiit Ade, 26, mengatan, lokasi Situ Dewa Dewi Cipiit merupakan tempat wisata sangat asri dan sejuk yang berada di lahan tanah perhutani. Sebab itu, pengelolaannya melibatkan pihak perhutani dan desa yang dilaksanakan oleh warga setempat.

“Semenjak diperkenalkan beberapa bulan lalu, tak sedikit wisatawan yang berkunjung. Terutama pada liburan Lebaran baru-baru ini, per hari rata-rata pengunjung di hari kerja puluhan orang. Pengunjung setiap harinya selalu berdatangan Apabila Sabtu atau Minggu, rata-rata pengunjung bisa mencapai  ratusan orang. Kami masih terus membenahi fasilitas-fasilitas lainnya,” tandas Ade.

Red : Rudi Samsidi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *