Hadiri Muktamar NU ke-34, Sekjen Gerinda dan Ketum PKB Bersanding Bahas Perjuangan Untuk Rakyat

oleh -119 views
LAMPUNG-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani, bertemu dengan Ketua Umum PKB, A Muhaimin Iskandar di sela-sela Muktamar NU ke-34 di Universitas Lampung, Jum’at (24/12/21) kemarin.

Informasi yang dihimpun, pertemuan antar dua tokoh Pimpinan Partai Politik Ahmad Muzani dan A Muhaimin Iskandar tersebut, bagian dari menghadiri Muktamar NU ke-34.

Ahmad Muzani menyampaikan bahwa PKB dan Gerindra memiliki beberapa kesamaan, diantaranya adalah kedua partai tersebut merupakan partai yang berasal dari rakyat dan sama-sama memperjuangkan kepentingan rakyat.

“PKB dan Gerindra itu sama-sama berjuang untuk rakyat, sama-sama partainya orang kecil. Sama-sama partai yang berasal dari gerakan rakyat. Kami sahabat baik sejak lama, kami ada kesamaan pandang, kesamaan berpikir, kesamaan orientasi. Itulah pembahasan tadi, bagaimana mengasah terus ketajaman kita dalam berjuang untuk ke rakyat, untuk umat,” ungkap Ahmad Muzani.

Sementara itu, Ketua Umum PKB, A Muhaimin Iskandar, mengapresiasi pertemuan tersebut. Menurut dia, kedua partai memiliki hubungan harmonis.

“Kemesraan sudah dari dulu dan semoga kemesraan itu abadi,” singkat Muhaimin.

Muktamar
Foto Dok : Muktamar NU ke-34 di Universitas Lampung, Jum’at (24/12/21).

Dikutip dari RRI.co.id, dalam Muktamar NU ke 34 dalam pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama(PBNU) periode 2021-2026.

Diantaranya ada lima nama bakal calon Ketua Umum PBNU yakni : KH. Yahya Cholil Staquf, KH. Said Aqil Siradj, KH. As’ad Said Ali, KH. Marzuki Mustamar dan Ramadhan Buayo.

Dari hasil perhitungan yang dirangkum, suara bakal calon Ketum PBNU di Muktamar Nu ke 34 2021, telah terpilih dua calon Ketum PBNU yakni KH Yahya Cholil Staquf dan KH Said Aqil Siradj.

Dimana, KH Yahya Cholil Staquf mendapatkan suara paling banyak pada tahap penjaringan bakal calon Ketua Umum PBNU.

KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) itu meraih suara terbanyak yaitu 327 suara, sementara KH Said Aqil Siradj berada di posisi kedua dengan perolehan suara sebanyak 205 suara.

Kemudian nomor urut ketiga adalah KH. As’ad Said Ali sekitar 17 suara, KH. Marzuki Mustamar 2 suara dan Ramadhan Buayo 1 suara, satu suara abstein dan satu suara batal.

Dari total 558 muktamirin yang menggunakan hak suara pada pemilihan bakal calon Ketua Umum PBNU tersebut, hanya ada 552 suara yang masuk, sementara enam suara hilang.(Red/Rd)

 

BAZNAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.