Hadapi Lonjakan Kasus Omicron, Pemkab Bogor Akan Gelar Vaksinasi Massal Selama 5 Hari Berturut-turut

oleh -57 views

Cibinong Bogor.transmetro.id –
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Melakukan rapat persiapan pelaksanaan vaksinasi dosis 1, 2 dan booster tingkat Kabupaten Bogor sebagai upaya menghadapi lonjakan kasus Omicron di Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan di VVIP Tribun Stadion Pakansari, Jumat (18/2/22). 

Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin menjelaskan bahwa untuk mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bogor maka yang harus dilakukan pertama adalah menyiapkan dosis vaksin,  personel Tenaga Kesehatan (Nakes), tenaga keamanan dan sarana prasarana penunjang lainnya. Untuk keamanan ia meminta agar Perangkat Daerah terkait lakukan sinergi dan kolaborasi seperti Satpol PP,  Dishub, BPBD, Satgas Covid-19 hingga TNI dan Polri. 

“Perlu kesiapan yang matang karena rencananya target vaksinasi dosis 1, 2 dan booster ini akan diberikan kepada sepuluh ribu orang perhari. Agar tidak terjadi kerumunan, maka perlu dihitung berapa menit waktu penyuntikan per orang. Jangan sampai terjadi kerumunan, tolong dihitung betul khawatir kita lengah, Nakes harus cepat dalam memberikan pelayanan vaksin  kepada masyarakat, jangan sampai masyarakat menunggu lama akhirnya balik kanan tidak jadi ikut vaksinasi,” ungkap Sekda Burhan. 

Lanjut Burhanudin menyampaikan, berkaitan dengan keamanan ia meminta agar segera mulai melakukan pemetaan penempatan pos-pos untuk personil keamanan sehingga masing-masing personel baik dari BPBD, Satpol PP, Polres, Kodim tidak ngumpul disatu titik, kemudian penempatan lahan parkir, pintu keluar masuk masyarakat dan fasilitas toilet portable, termasuk kursi roda. 

“Sehingga pengaturan keluar masuk masyarakat dapat diatur dengan optimal, saya minta jangan sampai ada kehilangan kendaraan atau apapun, parkir mobil dimana, motor dimana. Betul-betul di mapping. Fasilitas harus disiapkan, mulai dari Satpol PP, Polres, Kodim, BPBD harus sinergi dan jelas tugasnya masing-masing,” bebernya. 

Sekda meminta agar semua pihak gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor ini. Baik melalui media sosial, radio, media online, banner, baliho dan menggandeng kerjasama dengan media massa. 

“Lakukan sosialisasi berulang-berulang kepada masyarakat, kemudian kebersihan lingkungan juga sangat penting, siapkan armada truk-truk sampah, kemudian kerjasama dengan PLN jangan sampai listrik mati agar pelaksanaan vaksinasi ini berjalan dengan baik,” tandasnya. 

Selanjutnya, Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin menuturkan, kegiatan ini adalah bentuk keseriusan untuk menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di Kabupaten Bogor khususnya. Rencananya kegiatan vaksinasi tingkat Kabupaten Bogor ini akan dilakukan selama 5 hari berturut-turut dengan target 10 ribu vaksin baik dosis 1, 2 dan booster perhari dengan sasaran minimal 10 kecamatan per hari terutama kecamatan yang dekat dengan Stadion Pakansari, sebab pelaksanaanya akan disentralkan di Stadion Pakansari. 

“Untuk Kecamatan, Polsek, Koramil yg dekat dengan Pakansari silahkan ikuti, kita akan siapkan fasilitas dan kegiatannya, sebab jika tidak ada yang mobilisasi tidak akan tercapai. Para camat harus menghadirkan warganya untuk ikut melakukan giat vaksinasi massal ini,” tutur Kapolres Bogor. 

Iman Imanuddin menerangkan, untuk pembagian waktu setiap jam targetnya sebanyak 2.000 orang yang tervaksinasi, sehingga 10 kecamatan bisa selesai dalam 7 jam. Oleh karena itu perlu menyediakan jalur-jalur khusus seperti masyarakat Lanjut Usia, anak-anak dan masyarakat umum, masing-masing memiliki jalur terpisah, agar tidak terjadi penumpukan dan lalu lalang orang. Masyarakat jangan dibuat bingung, fasilitas ruang tunggu, screening harus disediakan dengan sangat rapih sehingga dapat memperlancar dan mempercepat pelaksanaan vaksinasi. 

“Kita akan segera kampanyekan kepada masyarakat selain melalui banner, baliho dan lainnya. Kita juga akan memaksimalkan peran teman-teman di tingkat desa melalui Babinkamtibmas dan pemerintah desa,” imbuhnya.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.