HUT Ke-14 Partai Gerindra, Simak Harapan Hergun Untuk Bapak Prabowo Subianto

oleh -173 views

JAKARTA-Partai Gerindra akan memasuki usia ke-14 pada 6 Februari 2022. Peringatan ulang tahun kali ini mengusung tema “Bersatu Membangun Bangsa”. Terkait agenda Pemilu 2024, peringatan ulang tahun kali ini juga mengukuhkan komitmen perjuangan partai untuk menjadikan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-8 dan mewujudkan kemenangan Partai Gerindra.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Gerindra Heri Gunawan menyatakan peringatan ulang tahun kali ini memiliki dua makna penting. Pertama, menegaskan peran Partai Gerindra dalam membangun bangsa. Kedua, mengukuhkan perjuangan menuju Pemilu 2024 yaitu Prabowo Presiden Gerindra Menang.

Politisi yang biasa disapa Hergun ini menambahkan, misi pertama diwujudkan dalam tema “Bersatu Membangun Bangsa”. Sejatinya sejak awal Pandemi Covid-19, seluruh kader Gerindra sudah bersinergis dan berkolaborasi dalam menangangi Covid-19 dan pemulihan perekonomian nasional.

“Contoh konkrit, saat Pemerintah mengeluarkan Perppu No 1/2020 sebagai dasar hukum penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, kader Partai Gerindra di DPR-RI memberikan persetujuan, sehingga Perppu tersebut menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020,” kata Heri Gunawan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR-RI di Jakarta, Sabtu (5/2/2022).

Hergun melanjutkan, berbekal UU No 2 Tahun 2020 itulah negara melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada tahun 2020, 2021, dan 2022 dengan masing-masing alokasi anggaran sebesar Rp695,2 triliun, Rp744,8 triliun, dan Rp455,62 triliun.

“Kehadiran program PEN terbukti sangat membantu rakyat. Program tersebut terbagi dalam beberapa klaster, diantaranya Klaster Perlindungan Sosial (Perlinsos) meliputi PKH, Sembako, Kartu Pra Kerja, Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Subsidi Upah (BSU), bantuan kuota internet, bantuan diskon listrik, dan pengentasan kemiskinan ekstrim. Rakyat yang terdampak Covid-19 banyak tertolong dengan berbagai program tersebut,” katanya.

“Tak henti-hentinya kami di DPR-RI mengawasi dan mendorong Pemerintah untuk menyalurkan Bansos secara cepat dan tepat, baik tepat alokasi, tepat sasaran, maupun tepat waktu,” lanjutnya.

Anggota Komisi XI DPR-RI ini menambahkan, klaster PEN yang kedua adalah klaster kesehatan. Di sinilah dana perawatan pasien Covid-19, penguburan korban Covid-19, intensif tenaga kesehatan, dan vaksin disediakan. Sehingga meskipun kasus Covid-19 telah mencapai 4,35 juta kasus, semua biayanya ditanggung oleh negara alias gratis.

“Klaster PEN ketiga adalah klaster dukungan UMKM dan korporasi. Klaster keempat adalah program prioritas. Dan klaster kelima adalah insentif usaha. Melalui progam BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro), negara telah memberikan bantuan kepada 12,8 pelaku UMKM masing-masing sebesar Rp2,4 juta pada 2020 dan Rp1,2 juta pada 2021,” lanjutnya.

Hergun melanjutkan, dalam rangka mendukung penguatan penerimaan negara dan pemerintah daerah, kami juga menyetujui UU HPP (Harmonisasi Peraturan Perpajakan) dan UU HKPD (Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

“Melalui UU HPP, pada 2022 ini diharapkan ada penambahan pemasukan negara sebesar Rp150 triliun hingga Rp160 triliun. Sementara melalui UU HKPD diharapkan terwujud penguatan pemasukan keuangan daerah dan sekaligus akan memperbanyak daerah yang menjadi mandiri,” lanjut Kapoksi Fraksi Gerindra di Komisi XI DPR-RI.

Hergun menambahkan kerja keras secara sinergis dan kolaboratif antar segenap pihak telah mengantar Indonesia pada jalur pemulihan ekonomi yang positif.

“Pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia terpuruk hingga mencapai minus 2,07 persen. Saat itu merupakan gelombang pertama Covid-19. Dampaknya, ekonomi nasional mengalami kontraksi. Bahkan Indonesia dinyatakan masuk jurang resesi. PHK besar-besaran tidak bisa dihindari. Jumlah pengangguran dan kemiskinan pun bertambah secara signifikan,” lanjutnya.

Pada tahun 2021 mulai terjadi pemulihan ekonomi dimana pertumbuhan ekonomi diperkirakan tumbuh pada kisaran 3,5 persen hingga 4 persen. Rakyat yang pernah di-PHK sebagian besar mulai bekerja kembali. Jumlah pengangguran dan kemiskinan pun berkurang relatif drastis,” tegasnya.

Sehingga, kata Hergun, memasuki tahun 2022, tren positif yang sudah diwujudkan pada 2021 perlu dilanjutkan. Karena itu, pada HUT ke-14 Partai Gerindra mengusung tema “Bersatu Membangun Bangsa”. Tema tersebut memberi arahan kepada seluruh kader dimana pun untuk meningkatkan konstribusi dalam membangun bangsa.

“Tahun ini, kita akan melanjutkan program pemulihan ekonomi nasional dan memulai pembangunan IKN Nusantara yang beberapa waktu lalu UU-nya sudah disahkan oleh DPR. Pekerjaan besar ini membutuhkan kebersamaan, sinergitas dan kolaborasi antar semua pihak. Termasuk Partai Gerindra akan mendukungnya secara optimal,” katanya.

Selain memperjuangkan lewat program negara, masing-masing Kader Gerindra juga memberikan bantuan kepada rakyat di daerah masing-masing. Bantuan yang diberikan antara lain paket sembako, pengobatan gratis, bantuan kegiatan untuk OKP dan Ormas, bantuan untuk korban bencana, bantuan pendidikan untuk warga tidak mampu, Program BSPS, Rutilahu, Kotaku, dan Sarana Prasarana Lingkungan, bantuan alat mesin pertanian (alsintan), Bantuan Benih Ikan Untuk Peningkatan Produksi Budidaya Perikanan, bantuan Bibit Pohon dan Buah Gratis, hingga pemberian kursi roda dan sejumlah program bantuan lainnya,” lanjutnya.

Hergun melanjutkan, pemberian bantuan tersebut merupakan wujud pelaksanaan arahan Ketua Umum Prabowo Subianto.

“Kami berpesan kepada para kader untuk selalu membahagiakan rakyat kecil, membuat mereka senyum, serta selalu bekerja ikhlas untuk mereka,” tandasnya.(Red/Rudi Samsidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.