SURGA DUNIA GEOPARK CILETUH

oleh -73 views

SURGA DUNIA GEOPARK CILETUH

Pemkab Sukabumi Berita 19 February 2022, dikeluarkan 25 Februari 2022

Geopark Ciletuh salah satu taman bumi warisan dunia berlokasi di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat merupakan salah satu warisan dunia yang telah di diresmikan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menjadi Global Geopark Network pada 12 April 2018, pukul 16.20 WIB, saat sidang Executive Board UNESCO, UNESCO telah menetapkan Geopark Ciletuh sebagai warisan dunia, yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Nama Ciletuh diambil dari nama sungai besar yang bermuara di teluk Ciletuh dilingkungi oleh tebing batu yang membentuk tapal kuda dengan puncak tertinggi 360 m, dengan bentangan panjang 12 km dan lebar 7 km. Sepanjang patahan tersebut terdapat 8 air terjun.Geopark sendiri adalah kepanjangan dari Geological Park jika diartikan kedalam bahasa Indonesia menjadi Taman Geologi atau Taman Bumi.

Maksudnya ialah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi yang memiliki nilai Arkeologi, Ekologi, dan Budaya, yang dimana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi dari warisan alam tersebut.

Keindahan Geopark Ciletuh menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk selalu berdatangan, dan menikmati berbagai macam tempat wisata yang tersaji. Geopark Ciletuh dikelilingi oleh hamparan aluvial dengan bebatuan yang unik dan pemandangan yang indah, tidak hanya perbukitan batu, Geopark Ciletuh juga memiliki pantai dengan ombak yang tidak berbahaya sehingga banyak peselancar dunia yang datang dan bermain papanselancar di pantai Geopark Ciletuh.

Kawasan ini memiliki luas 126.000 hektar yang mencakup delapan kecamatan, ada banyak sekali tempat wisata yang eksotis dan unik untuk dikunjungi seperti :1.Pulau Kunti Pulau kunti namanya saja boleh seram namun di pulau tersebut memiliki keindahan yang tidak ada habisnya, keindahan matahari tenggelam tampak nyata dan merah merona di iringi dengan angin yang sejuk, Pulau Kunti berada di ujung semenanjung area Gunung Badak kawasan Hutan Suaka Margasatwa Cikepuh atau Cagar Alam Cibanteng.

Satu kawasan dengan pesona hamparan keindahan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.2.Curug Awang Curug Awang atau yang biasa kita sebut Niagara Pulau Jawa, Curug ini adalah Curug yang paling indah yang berada di Geopark Ciletuh Curug Awang memiliki ketinggian sekitar 40 meter dan lebarnya 60 meter.

Dengan memiliki lebar seperti itu, Curug Awang sering disebut sebagai Niagara Falls nya Pulau Jawa. Untuk menuju Curug Awang kamu akan melalui jalanan Geopark Ciletuh yang beraspal dan mulus. Namun setelah akan mulai memasuki area Curug Awang jalanan yang akan penuh dengan tantangan.

3.Pantai CimajaPantai Cimaja ini menjadi pantai favorite bagi peselancar obak profesional karena keindahan dan ombak nya yang cocok digunakan untuk surfing, dan asik saat kita ingin menikmati sunset.

4.Puncak DarmaPuncak Darma merupakan dataran tertinggi dikawasan Geopark Ciletuh, Bukit Puncak Darma memiliki ketinggian 230 meter diatas permukaan laut. Dari puncak tersebut Anda bisa menikmati panorama Teluk Ciletuh yang berbentuk tapal kuda. Selain itu keindahan tebing-tebing, pesawahan, hingga pantai Geopark Ciletuh juga bisa Anda amati.

Pesona keindahan terbaiknya ialah saat matahari terbenam, atau sunset karena bukit ini menghadap ke barat. Matahari akan terbenam di tengah teluknya, dan gemerlap lampu-lampu di geopark pun lalu mengganti guratan senja yang ada.Berikut merupakan tempat wisata yang unik dan wajib dikunjungi bagi kalian yang ingin berlibur ke Geopark Ciletuh, dengan telah diberikan nya predikat sebagai taman bumi Geopark Ciletuh banyak memberikan manfaat positif bagi masyarakat Karena pengembangan geopark memberikan kontribusi nyata ke beberapa sektor penting.

Beberapa yang paling utama adalah untuk melestarikan sumber daya alam, kegiatan konservasi, lalu sekaligus mengedukasi masyarakat. Lantas untuk membangun perekonomian lokal, regional, dan juga nasional. Tentunya dibarengi dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang semuanya itu memicu pembangunan berkelanjutan.

Nama : Dhafin Husna

Program Studi : Komunikasi

Kampus : Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor

Dikutip dari Bebagai Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.