Padepokan Wargi Mekar Sancang Gelar Milangkala Yang Ke 46

oleh -68 views

Padepokan Wargi mekar sancang gelar milangkala yang ke 46

Bandung Barat, transmetro.id, Rabu,23 Maret 2022, Laporan Reporter,: TBW/Hera.

TRANSMETRO-,-Di hari Milangkala Padepokan Wargi Mekar sancang yang Ke 46, disambut dengan acara gelar seni budaya ilmu bela diri pencak silat dari Perguruan Padepokan Wargi mekar sancang yang dipimpin langsung oleh kang Yayan, digelar di halaman rumah Kang Yayan Minggu (20/03/2022).

Dalam Acara Hari Milangkala/Hari Ulang Tahun yang 46 Padepokan Wargi mekar sancang, diiringi seni budaya ilmu bela diri pencak silat pimpinan kang Yayan, dikuti putra putri Wargi mekar sancang, Khususnya murid padepokan pencak silat tersebut.

Padepokan ini telah berdiri sejak 46 tahun lalu oleh Abah Atih Supriatna di Wilayah Kp.Warungpulus Desa Batujajar, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.

Dan juga Kami selaku pimpinan sekaligus penerus orang tua kami yang mendirikan padepokan pencak silat Mekar sancang.

“Saya ingin membesarkan perguruan padepokan pencak silat Mekar sancang,karena ilmu bela diri pencak silat ini sangat penting sekali untuk menghindari adanya Radikalisme, kekerasan yang dilakukan dalam tindak kejahatan, dan juga ingin menyongsong tinggi budaya budaya seni ilmu bela diri pencak silat yang ada di Negeri kita ini.” Tuturnya.

“Sudah banyak juga anak didik yang berhasil membawa nama baik padepokan pencak silat Mekar sancang di berbagai kejuaraan dan perlombaan baik di tingkat daerah,” Ungkapnya.

Banyaknya yang belum faham akan tradisi budaya sunda membuat pihaknya khawatir. Jangan sampai seni budaya sunda ini pudar dimata generasi muda. Ketidak tahuan ini karena minimnya kajian yang menyentuh kalangan muda.

“Kami berharap pemerintah daerah supaya lebih memperhatikan dan menonjolkan budaya sunda. Agar kedepannya bisa lebih diurus dan ditata. Salah satunya dengan adanya kajian budaya sunda dari Dinas terkait terkait budaya suku sunda ini,” Harapnya.

Masih minimnya kajian dan literasi akan budaya leluhur suku Sunda membuat budaya Sunda saat ini dinilai rawan terlupakan. Apalagi dengan pergeseran zaman yang globalisasi, membuat anak-anak muda melupakan dan tidak faham akan adat istiadatnya sendiri.

Red/Frans Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.