Pengrusakan Pagar Milik PT WKB,  KH Aldin : Itu Tindakan Anarkis

oleh -270 views

Lebak, transmetro.id |
Insiden pengrusakan pagar panel beton milik PT. Wira Karya Persada (WKP) yang berlokasi di tanah Silalangu Desa Cilangkap Kecamatan Maja Kabupaten Lebak – Banten, diduga dilakukan sekelompok orang mengatasnamakan Petani Cilangkap pada Kamis (3/3/2022) mendapat tanggapan dari seorang Tokoh Banten sekaligus Pembina Ormas Arun Banten, KH Aldin.

“Apapun dalihnya,  tindakan tersebut merupakan tindakan anarkis dan arogan yang tidak dibenarkan menurut hukum, selaku Pembina Arun Banten saya  mengecam keras terhadap tindakan tersebut. Ini negara hukum, segala sesuatu sudah ada aturannya, jika ada masalah dapat dapat ditempuh dengan jalur musyawarah hingga jalur hukum, jangan menggunakan cara-cara premanisme,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (4/3/2022).

“Saya meminta kepada pihak berwenang yang dalam hal ini pihak kepolisian Polres Lebak agar segera jangan pake lama menindak pelaku pengrusakan tersebut,” tandasnya.

Pria yang akrab dipanggil Ama tersebut pun mengaku kecewa terhadap oknum pengurus Ormas Arun yang berada di lokasi dan terkesan melakukan pembiaran atas insident tersebut, “Sebagai anggota Ormas harusnya memberikan teladan yang baik dan harus berani berupaya mencegah terjadinya tindakan anarkis seperti ini,” ungkapnya, kecewa.

Absori yang berada di lokasi saat kejadian membenarkan adanya tindakan pengrusakan tersebut, “Kejadian sekitar pukul 9 pagi, saat para pekerja sedang melakukan pekerjaan pemasangan pagar panel. Tiba-tiba datang segerombolan orang sekitar 10 orang dengan membawa senjata tajam dan memberhentikan kegiatan para pekerja, lalu mendorong pagar yang sudah terpasang hingga roboh berserakan,” paparnya.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut dan belum diprediksi berapa nilai kerugian akibat dari pengrusakan pagar tersebut, namun para pekerja bangunan pagar tidak berani melanjutkan dan terancam kehilangan pekerjaannya.

Reporter : Black
Editor : ki Asah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.