Warga Limbangan Tengah Garut, Tino(72) Harapkan Rumah Layak

oleh -53 views

Tinggal Selama 35 Tahun, Warga Limbangan Tengah Garut Berharap Rumahnya Layak Huni.

Garut, transmetro.id,Kamis,31 Maret 2022, Laporan Reporter, Baron,

TRANSMETRO,- Warga Kampung Randukurung RT 03/05 Desa Limbangan Tengah Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut Tino(72) berharap mendapatkan rumah layak huni.

Mengingat kondisi rumah yang ia tinggali selama 35 tahun saat ini sudah pada rapuh dan bocor, iapun rasanya ingin memperbaikinya namun Kondisi usaha Tino hanya sebagai harian lepas terkadang sebagai jasa servis elektronik.

. Tino tinggal di rumah bersama Istrinya (Roroh), anak-anaknya pun sudah berkeluarga dan sudah tidak tinggal lagi bersama dirinya.

Pantauan Media, Kondisi Rumah Tino sangat mengkhawatirkan, Atap rumahnya bocor bahkan sudah lapuk termakan usia, antara ruang tengah, Dapur, dan Kamar mandi berdekatan tidak ada jarak, karena rumah yang Ia tinggali itu hanya berukuran Kurang lebih 3×4 meter Persegi.

Saat ditemui awak media, Rabu (30/03/2022) Kemarin, Tino mengatakan, ” Saya tinggal sekitar 35 Tahun bersama istri sebagai warga Desa Limbangan Tengah,

anak-anak saya sudah berumah tangga, untuk keseharian Saya kerja buruh harian lepas, namun kadang menerima jasa Servis Elektronik, itupun kalau ada yang servis “, ungkapnya.

Tino mengaku bahwa rumahnya itu sudah lama diajukan ke Pemerintah Setempat, namun hingga sampai saat ini belum ada realisasi.

” Ya dulu pernah diajukan, tapi belum ada juga, dari Pemerintah Desa belum ada melihat ke rumah, kalau atap sih ini bocor-bocor, jika hujan, Ya pasrah saja “, ujarnya.

Saya berharap ada sumbangan dari Pemerintah ataupun siapapun untuk memperbaiki rumahnya yang sudah tidak layak Huni itu.

Di lain tempat, Kepala Desa Limbangan Tengah Mulya Sidik saat dikonfirmasi terkait Rumah warganya itu, Ia menuturkan, bahwa pemerintah Desa Limbangan Tengah saat ini menunggu data atau laporan dari RT dan RW untuk pengajuan Rutilahu.

Menunggu hasil Musyawarah dari RT dan RW, siapa saja warga yang memang harus diperbaiki Rumahnya dengan Program BSPS ataupun dari Dana Desa, jadi masih menunggu musyawarah ataupun laporan dari RT RW “,kata Mulya.

Dan terkait Kartu Keluarga Pak Tino Tidak Online, Mulya menjelaskan, ” Walaupun tidak Online, mungkin ada data yang lainnya, seperti surat Nikah dan sebagainya, intinya Pihak Desa saat ini menunggu hasil ajuan dari RT dan RW terkait dengan Rutilahu “, pungkasnya.

Red/Frans Hp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.