Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H, Pemkab Sukabumi Gelar Do’a Bersama, dan Kegiatan Penuh Amal.

SUKABUMI Transmetro.id – Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi membuka acara do’a bersama di Masjid Agung Palabuhanratu. Kamis, (27-06-2025).

Turut serta melengkapi acara, Ketua DPRD Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, para camat, tokoh agama, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas mengajak umat Islam menjadikan momentum tahun baru Hijriah sebagai refleksi spiritual dan sosial. Ia menyatakan bahwa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW bukan sekadar perpindahan geografis dari Makkah ke Madinah, melainkan simbol revolusi nilai sebuah keberanian untuk berubah demi masa depan yang lebih baik.

Baca Juga  Wabup Sukabumi Beri Bantuan Keluarga Resiko Stunting di Acara Hari Keluarga Nasional.

“Hari ini, kita dihadapkan pada bentuk hijrah yang berbeda yaitu hijrah digital. Di tengah derasnya arus teknologi informasi dan revolusi digital, umat Islam ditantang untuk melakukan transformasi diri dan masyarakat, menyelaraskan teknologi dengan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Wabup menjelaskan, transformasi digital telah mengubah cara umat Islam bekerja, belajar, berdakwah, bahkan beribadah. Media sosial menjadi mimbar dakwah baru, e-commerce menjadi pasar umat, dan fintech syariah mulai memperkuat fondasi ekonomi keumatan.

Namun, menurutnya, kecakapan digital harus ditopang oleh literasi etik, spiritual, dan sosial. Umat Islam bukan hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam menyaring informasi serta menyampaikan pesan kebaikan dengan adab dan argumentasi yang sehat.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Kab. Sukabumi, Dorong Aspirasi Petisi Masyarakat Percepat Pembangunan RSUD Sukalarang.

“Hijrah digital adalah ikhtiar untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan tujuan luhur syariat Islam menjaga agama, akal, jiwa, harta, dan keturunan,” terangnya.

Lebih jauh, H Andreas mengajak seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan melanjutkan kebaikan, membangun peradaban, dan mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarokah.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi, H. Wawan Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan agenda tahunan yang diikuti oleh seluruh kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.

“Selain sebagai peringatan tahun baru Islam, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara ulama dan umara, sekaligus wadah muhasabah diri dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” katanya.

Acara tersebut diikuti oleh sekitar 500 peserta, terdiri dari unsur Forkopimda, Forkopimcam, tokoh agama, dan masyarakat umum.

Baca Juga  Pemkot Sukabumi Dukung Seminar PWI tentang Antisipasi Kekerasan Anak dan Hak Jawab*

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati beserta unsur Forkopimda menyerahkan 100 paket sembako secara simbolis bagi anak yatim dan kaum dhuafa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *