Sukabumi Transmetro.id – Senyum ketulusan, canda tawa penuh keceriaan, dan suasana hangat kekeluargaan begitu terasa saat Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dadang Hermawan, mengajak anak-anak binaan Saung Alam Buruan Ajar Indonesia (SABAI) untuk berkunjung ke Konservasi Penyu Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Minggu (7/9/2025).
Kepedulian dirinya terhadap pendidikan anak-anak dan kelestarian lingkungan, menjadi bukti nyata akan etos kerja tanpa meminta lebih dari apa yang dilakukannya.
Sementara, terlihat 30 anak usia 6 hingga 12 tahun, begitu antusias mengikuti kegiatan observasi yang dikemas edukatif. Bahkan mereka tidak hanya melihat langsung habitat penyu, melainkan menyaksikan film dokumenter dalam program Turtle Study Goes to School, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga ekosistem laut.
Menurutnya, kunjungan ini lebih dari sekadar wisata. Ia ingin anak-anak mendapat pengalaman berharga sekaligus pembelajaran nyata tentang pelestarian alam.
“ Edukasi lingkungan seperti ini sangat penting. Anak-anak bukan hanya bermain, tetapi juga belajar bagaimana menjaga keseimbangan alam. Konservasi penyu ini punya nilai besar, baik sebagai destinasi wisata maupun bagian dari Geopark Ciletuh Palabuhanratu,” ungkapnya, dikutip Sukabumiku, Selasa (09-09-2025).
Tak lupa, Dadang memberikan apresiasi tinggi kepada para pemuda Desa Purwasedar yang menggagas SABAI sebagai ruang belajar bagi anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, inisiatif tersebut patut didukung karena menghadirkan pendidikan alternatif di tengah masyarakat.
“Inisiatif mereka luar biasa. Membina anak-anak dengan pendekatan kreatif dan edukatif itu bukan hal mudah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak,” pungkasnya.
Dengan keterlibatan langsung legislatif bersama komunitas lokal, kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kolaborasi dapat mencetak generasi peduli lingkungan sekaligus berdaya secara sosial.*







