Hari Bahagia Mendadak Tragedi, Viral Pengantin Pria Dikeroyok seusai Ijab Kabul, Diduga karena Mahar

Hari Bahagia Mendadak Tragedi, Viral Pengantin Pria Dikeroyok seusai Ijab Kabul, Diduga karena Mahar (Doc.fotomedan.tribunnews.com) 

Berita :26/04/2025 01:30:43

NASIONAL, – Inilah penyebab pengantin pria di Sulteng dikeroyok usai akad nikah. Ia diserang saat menjemput calon istrinya. Acara pernikahan di Sulawesi Tengah berubah menjadi tragedi.

Pada Rabu (23/4/2025) malam, seorang pengantin pria bernama Maulana menjadi korban pengeroyokan hanya beberapa saat setelah mengucap ijab kabul di Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Videonya pun viral di media sosial

Maulana tampak baru saja selesai menjalani prosesi akad nikah dalam video tersebut.

Ia kemudian berjalan menuju kamar pengantin untuk menjemput sang istri.

Baca Juga  *Perumpamaan Air dan Pipa* *UUD* itu ibarat *SUMBER AIR,* UU adalah *PIPA* untuk menyalurkan air.

Namun, kejutan pahit datang saat dirinya tiba di ambang pintu. Diserang Saat Menjemput Pengantin Wanita Tiba-tiba, empat orang pria, tiga mengenakan kaos hijau dan satu berbaju hitam, langsung menghampiri dan menghajar Maulana tanpa ampun.

Salah satu pelaku diketahui dari pihak keluarga perempuan.

Istri Maulana sempat mencoba melerai dan memeluk pria berbaju hitam agar berhenti melakukan kekerasan, namun aksi brutal itu tetap berlangsung.

Teriakan histeris terdengar dari sejumlah anggota keluarga yang menyaksikan insiden tersebut.

Tak lama kemudian, para pelaku melarikan diri dari lokasi.

Korban mengalami luka akibat pengeroyokan dan segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolsek Kasimbar, Ipda Arman, mengungkap bahwa pihaknya telah mengantongi identitas salah satu pelaku berinisial BI, yang merupakan keluarga dari mempelai perempuan.

Baca Juga  Pj.Gubernur Sulbar Bersama Ketua DPRD Hadir Dalam Pameran Expo UMKM Sulbar

PENGANTIN PRIA DIKEROYOK –

Seorang pengantin pria bernama Mamat dikeroyok oleh empat orang pria yang diduga masih keluarga dari mempelai wanita di Parigi, Sulawesi Tengah, pada Rabu (23/4/2025).

“Pelaku langsung melarikan diri sesaat setelah kejadian. Kami sudah menerima laporan dari korban dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Arman, Kamis (24/4/2025).

Menurutnya, polisi telah memeriksa beberapa saksi mata dan saat ini masih memburu keberadaan para pelaku.

Isu Mahar Jadi Pemicu, Polisi Masih Selidiki

Beredar spekulasi di masyarakat bahwa pengeroyokan ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap nilai mahar yang diberikan Maulana.

Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan motif tersebut. “Isu soal mahar masih simpang siur. Memang sebelumnya sempat ada perbedaan pandangan antara keluarga, tetapi pernikahan tetap berlangsung setelah dibicarakan secara kekeluargaan,” terang Arman.

Baca Juga  Aksi Demonstrasi Massa, Hiasi Pagar DPR RI Dengan Bendera One Piece.

Warga Menyayangkan Insiden di Hari Bahagia

Insiden ini menuai keprihatinan dari warga sekitar. Banyak yang menyayangkan tindakan kekerasan yang mencoreng hari sakral sepasang pengantin.

Masyarakat berharap agar aparat kepolisian segera menuntaskan kasus ini dan menindak tegas para pelaku agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Sumber : medan.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *