Kasad dan Gubernur Jabar Resmikan Sistem Pengairan di Ciracap, Bupati Sukabumi : Awal Perubahan Besar Kesejahteraan Petani.

Kasad dan Gubernur Jabar Resmikan Sistem Pengairan di Ciracap, Bupati Sukabumi : Awal Perubahan Besar Kesejahteraan Petani. Foto/Ist

Sukabumi Transmetro.id – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Gubernur Jawa, Barat Dedi Mulyadi, pada acara peresmian sistem pengairan pertanian di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22-07-2025).

Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak, menyampaikan bahwa irigasi baru tersebut akan mengairi lahan seluas 424 hektare yang selama ini hanya mengandalkan hujan. Menurutnya, dengan ketersediaan air yang stabil, panen petani bisa meningkat dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali per tahun.

Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak, Foto/Ist

” Proyek ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami juga berdiskusi dengan Gubernur Jabar dan Bulog agar inisiatif ini menjadi percontohan bagi wilayah lain di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Mendukung Penuh Program Bupati Dalam Musrenbang RPJMD Tahun 2025-2029.

Kasad menjelaskan, tiga tahun terakhir, TNI AD telah membangun lebih dari 300 titik akses air bersih di Jabar melalui kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk dukungan CSR. Ke depan, kerja sama ini akan dipercepat, termasuk dalam pembangunan sarana pendidikan dasar di pedesaan.

Lebih lanjut Kasad menuturkan, Jawa Barat mendapat perhatian khusus dari TNI AD karena dukungan aktif dari pemerintah provinsi.

“Pak Gubernur adalah satu-satunya kepala daerah yang secara serius datang ke kami, berdiskusi dan mencari solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Foto/Ist

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menargetkan bahwa seluruh sawah tadah hujan di Jawa Barat akan selesai ditangani dalam dua tahun ke depan. Ia menilai pertanian merupakan fondasi ekonomi daerah harus ditunjang dengan sistem pengairan yang memadai.

Baca Juga  HUT Brimob Ke-80, Inisiasi Bantuan Alsintan, Wabup Sukabumi,: Bukti Kedekatan Dengan Masyarakat.

“Saya sudah meminta kepada Pak Kasad agar proyek serupa digarap di seluruh wilayah Jabar. Selain pengairan pertanian, kami juga menargetkan pembangunan 1000 titik air bersih untuk kebutuhan warga, terutama saat musim kemarau,” terangnya.

Gubernur menambahkan, meskipun banyak wilayah di Jawa Barat menggunakan nama yang mengandung kata cai (air), faktanya masih banyak desa yang kesulitan air bersih.

“Ini ironi yang harus kita ubah,” cetusnya.

Mungkin gambar 6 orang dan teks

Bupati Sukabumi H Asep Japar menyambut baik peresmian proyek irigasi di wilayah Kecamatan Ciracap. Dirinya optimis dengan sistem pengairan ini petani di Ciracap dapat meningkatkan frekuensi panen hingga tiga atau empat kali dalam setahun.

” Ini adalah awal dari perubahan besar bagi petani kami, semoga masyarakat semakin sejahtera dan Sukabumi bisa terus maju,” pungkasnya.

Baca Juga  Jelang Nataru, Bupati Sukabumi Bentuk Tim Pengamanan Ketat Yang Melibatkan Aparatur Pemerintah.

Usai peresmian, Bupati melanjutkan agenda Gerakan Panen Raya Padi bersama Kelompok Tani Jaya di Kampung Ciburial, Desa Pangumbahan.

dok/kab/smi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *