Kasus Kematian Bocah 3 Tahun di Sukabumi, KDM,: Sanksi Tegas Untuk Pemerintah Desa dan Pihak Terkait.

Kasus Kematian Bocah 3 Tahun di Sukabumi, KDM,: Sanksi Tegas Untuk Pemerintah Desa dan Pihak Terkait. (Foto:Tangkapan Layar).

Transmetro.id – Kisah pilu dan prihatin terjadi di Kampung Padangenyang RT 06/03, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Dimana Raya, bocah berusia 3 tahun harus kehilangan nyawa akibat kondisi tubuh hingga otaknya dipenuhi cacing.

Kabar memilukan itu mencuat saat video yang diunggah oleh akun Instagram @rumah_teduh_sahabat_iin, memperlihatkan kondisi balita malang tersebut.

“Setiap membayangkan, seumur hidupnya yang hanya empat tahun itu, tubuhnya digerogoti cacing dalam tubuhnya. Menyerap oksigen dan nutrisi yg sudah pas-pasan di tubuhnya. Remuk rasanya hati ini. Semoga Allah ampuni negeri ini, para pemimpin negeri ini, dan mengampuni kami saudara seimannya yg sangat terlambat membantunya,” tulis akun tersebut.

Baca Juga  Melalui Acara HJKS Ke-155, Wali Kota Sukabumi Dukung Rencana KDM Akan Pemekaran Daerah.

Hal itu akhirnya sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, alias KDM. Dalam video yang ia unggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71 pada Selasa (19-08-2025), Dedi menyampaikan rasa prihatin dan penyesalannya.

“Saya merasa prihatin dan rasa kecewa yang mendalam dan permohonan maaf atas meninggalnya balita berusia tiga tahun, dan dalam tubuhnya dipenuhi cacing,” ujarnya.

KDM menyebutkan, bahwa dirinya sudah menelpon dokter yang menangani bocah tersebut. Dari hasil penjelasan, penyakit cacingan yang dialami Raya diduga akibat lingkungan yang tidak sehat. Ibunya mengalami gangguan kejiwaan, sementara ayahnya menderita TBC.

“Saya sudah menelepon dokter yang menanganinya bahwa anak itu memiliki penyakit kalau dalam bahasa kampung cacingan. Ibunya mengalami gangguan kejiwaan atau ODGJ. Dia (Raya) sering dirawat oleh neneknya dan bapaknya mengalami penyakit paru-paru TBC,” kata KDM.

Baca Juga  Pemdes Ciadeg Realisasikan Betonisasi & Drainase Jalan Desa Tahun 2025. Bogor,

Masih dikatakan KDM, Raya sejak kecil kerap bermain di kolong rumah bersama ayam, dan kotorannya sehingga sangat mungkin terpapar telur cacing. Kondisi ini membuat penyakitnya semakin parah hingga berujung kematian.

KDM kembali menegaskan, dirinya akan mengevaluasi fungsi pelayanan dasar di tingkat desa, termasuk posyandu, PKK, dan tenaga kesehatan.

“Dimungkinkan saya akan memberikan sanksi bagi desa tersebut karena fungsi-fungsi pokok pergerakan PKK nya tidak jalan, fungsi posyandunya tidak berjalan, dan fungsi kebidanannya tidak berjalan. Sanksi-sanksi akan kami berikan pada siapa pun dan daerah mana pun yang terbukti tidak memberikan perhatian kepada masyarakat,” tegasnya.

Editor :
Fajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *