Kec.Parungkuda Peringati Hari Santri Nasional Digelar Berbagai Lomba

2 Hari Kec.Parungkuda Peringati Hari Santri Nasional dan Berbagai Lomba di Museum Palagan Bojongkosan

Parungkuda, tranmsetro.id, Kamis 22 Oktober 2026, Laporan Linda Herlina

SUKABUM,-  Ran 2 gkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, tingkat Kecamatan Parungkuda digelar dua hari, pada Kamis, 21  – 22 Oktober 2026, bertempat di Museum Palagan Bojongkosan.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Form Pimpinan Tingkat Kecamatan” (Forkopimcam), Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, tokoh agama, Santri dan warga masyarakat.

Ketua Penyelenggara kegiatan ini Empep Andri menyampaikan,” Bahwa kegiatan bertema,” Santri  Menguatkan  Negeri Menuju Indonesia Emas,  Kegiatan ini diselenggarakan untuk menghormati perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI.

Tambahnya, Tujuannya yaitu untuk menumbuhkan semangat keagamaan dan cinta tanah air, mempererat ukhuwah islamiyah, mengembangkan kreativitas santri, memberikan penghargaan bagi para ulama, serta menanamkan nilai‑nilai perjuangan kepada generasi muda.

Baca Juga  DPRD Kab.Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional

Lanjutnya, “dalam kegiatan inipun ada empat cabang perlombaan yang diikuti para peserta:

–Lomba pidato (32 peserta),

-Lomba Hadroh (13 grup),

-Lomba Tilawah (20 peserta) dan

-Lomba Perkutut (15 peserta).

Selain lomba, tersedia pemberian cenderamata untuk ulama dan pimpinan pondok pesantren, apresiasi dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi  Teddy  Setiadi, upacara peringatan bersama para kepala desa, serta layanan sosial gratis.

Layanan yang diberikan kepada masyarakat meliputi cek kesehatan gula darah, pelayanan administrasi kependudukan, layanan Samsat, pelayanan perpajakan dari Bapenda, dan perpustakaan keliling dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.

Salah satu tanggapan disampaikan oleh perwakilan wilayah Parungkuda. Tahun ini perwakilan dari daerahnya belum banyak, hanya satu peserta dari mitra usaha dan satu lagi dari SMA YPI Parungkuda.

Baca Juga  Hari Santri Nasional, Pj Wali Kota Sukabumi Ingatkan Peran Santri dalam Pembangunan Kota Sukabumi

Ia berharap kedepannya penyelenggaraan bisa lebih besar dengan memperkuat sinergi antara pemerintah, pondok pesantren, majelis taklim, dan yayasan‑yayasan Islam. “Yang paling penting bukan soal juara, melainkan nilai pembelajaran untuk bekal masa depan para santri,” ujarnya.

Kami selaku Ketua Panitia mengupkan banyak terima kasih kepada pemerintah kecamatan, para ulama, pimpinan pesantren, dewan juri, donatur, kepala desa, sekolah‑sekolah, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *