Melalui Program Pembentukan Karakter Sejak Dini, Bobby Maulana,: Dorong edukasi Pengelolaan Sampah di Tingkat Paud.

Sukabumi Transmetro.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus berinovasi dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan melalui pendidikan karakter sejak usia dini.

Upaya ini ditandai dengan kegiatan edukasi pengelolaan sampah di Kober Kinanti Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asep Irawan, Camat Cikole Caesar Anwar, serta Lurah Cisarua.

Wakil Walikota Sukabumi, Bobby Maulana

Dalam kesempatan itu, Bobby Maulana menegaskan bahwa kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai sejak anak-anak agar menjadi karakter yang terbentuk secara alami dan berkelanjutan.

Baca Juga  Sekda Ade Buka Pasar Rakyat, 166 Stan UMKM Tampil Pada Perayaan HJKS Ke-155.

“ Berbicara soal sampah berarti berbicara tentang kesadaran yang dibangun sejak kecil untuk senantiasa merawat lingkungan dan peduli terhadap kebersihan. Tentu saja hal ini akan membawa dampak positif di kemudian hari ketika anak-anak tumbuh dewasa,” ujar Bobby Maulana.

Ia menjelaskan, konsep pengelolaan sampah yang diterapkan di pendidikan usia dini dilakukan melalui tiga skema edukatif. Pertama, pengelolaan sampah plastik yang dikumpulkan dan dijual kepada pengepul, kemudian hasil penjualannya digunakan untuk mendukung kegiatan edukasi di sekolah.

Kedua, pengelolaan sampah organik dengan membuat lubang sedalam satu meter di mana sampah organik dibuang dan dibiarkan terurai menjadi pupuk alami. Pupuk ini kemudian dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di lingkungan sekitar sekolah maupun rumah.

Baca Juga  Sambangi Kemenhub, Wali Kota Sukabumi Usulkan Percepatan Moda Transportasi Darat Dari Double Track Hingga KRL.

“ Skema ketiga adalah program Jumat Menanam, di mana anak-anak, guru, dan masyarakat bersama-sama menanam pohon atau tanaman produktif. Dengan begitu, mereka tidak hanya belajar tentang lingkungan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaganya,” tambahnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap muncul generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli terhadap lingkungan.

Program ini menjadi salah satu inovasi penting dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.*

Red/dokpim/Smi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *