Pemberdayaan Di Wilayah Cpuggp, Dinas Perikanan Kembangkan Ikan Sidat

Pemberdayaan di Wilayah Cpuggp, Dinas Perikanan Kembangkan Ikan Sidat

Palabuhanratu, transmetro.id, Minggu 22 Januari 2023.

SUKABUMI,-Salah satu bentuk intervenai Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi untuk pembersayaan masyarakat yang ada di wilayah CPUGGp adalah pengembangan ikan sidat yang merupakan salah ikan berharga yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Kelompok Masyarakat Konservasi (Pokmasi) Mandrajaya Nusantara merupakan salah satu kelompok masyarakat binaan Dinas Perikanan yang concern terhadap pengembangan budidaya ikan sidat.

“Sejak tahun 2018 mereka telah membudidayakan ikan sidat dari fase Glass eel sampai dengan ukuran layak konsumsi. Ikan sidat hasil produksi kelompok ini dijadikan sebagai salah satu makanan khas yang disediakan untuk para wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah” jelas Kadis Perikanan, Nunung Nurhayati.

Baca Juga  Pojok Sayuran: Terobosan Menuju Kesejahteraan Petani dan Pilihan Menarik bagi Anak Muda di Kecamatan Sukabumi

Hanya saja sejak pandemic Covid-19 melanda, kegiatan budidaya ikan sidat ini´┐Ż mengalami penurunan karena melemahnya permintaan pasar. Untuk membangkitkan kembali ikan sidat sebagai salah satu ikon CPUGGp, Dinas Perikanan beserta Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi melakukan kunjungan verifikasi ke lokasi budidaya ikan sidat di Kp. Cikadal Desa Mandrajaya tepatnya ke Pokmasi Mandrajaya Nusantara, Kamis (19/1/23).

“Dinas Perikanan berencana akan mulai mengembangkan lagi budidaya ikan sidat di daerah ini dengan harapan akan memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat, menjamin konservasi jenis ikan sidat dan juga dapat dijadikan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat luas” tambah Nunung.

Selain ikan sidat, di Desa Mandrajaya juga terdapat Pusat Restorasi Mangrove sebagai tempat edukasi dan konservasi mangrove untuk menjaga lingkungan pantai.

Baca Juga  Stranas Pk, Sekda Sebutkan Tiga Langkah Dasar Akan Dilakukan Pemerintah Daerah

“Banyak kegiatan lain yang sudah dilaksanakan misalnya penanaman mangrove dan vegetasi pantai, juga tranplantasi terumbu karang yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2012. Hal tersebut merupakan salah satu bukti bahwa Dinas Perikanan terus berkomitmen dalam mendukung CPUGGp” pungkasnya.

Red/Frans Hp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *