Rapat PT. Trans Metro Media Bahas Perubahan Nama Perusahaan dan CSR

Rapat PT. Trans Metro  Media Bahas Perubahan Nama Perusahaan /Redaksi dan CSR Kab.Sukabumi

Parungkuda, transmetro.id, Minggu, 08 Januari 2023, Laporan Aswin Sopian.

SUKABUMI, – Rapat perusahaaan media yang bernaung dibawah PT. Trans Metro Media yang membidangi media online transmetro.id, cetak dan lainnya, berjalan lancar dan kondusif.

Sementara untuk pembentukan para pengurus di media ini masih tahap seleksi mengingat diperlukan keseriusan terutama bagi mereka yang menduduki posisi terpenting di perusahaan.

Selain harus memiliki planing kerja yang tepat,  serta diperlukan orang-orang yang mampu dalam mendongkrak kemajuan perusahaan jelas Direktur  PT. Trans Metro Media Hepie Hermawan di Aula Kediaman Drs. H Zaenal Arifin Jl. Raya Siliwangi No. 3 Desa Bojongkokosan Parungkuda Kab.Sukabumi Jawa Barat, waktu lalu.

Baca Juga  Hidupkan Perekonomian Petani, PT.LGU Lebarkan Sayapnya Ekspor Ke Cina

“Terlebih perusahaan ini telah berdiri sejak 2017, dan menginduk ke PT. Orang, lalu berdiri senndiri dengan sebuah CV lalu berganti lagi nama Yayasan Tri Er Media Group dan yang kemudian di 14 Desember 2022 menjadi PT. Trans Metro Media.

Memang perjalanan ini tidak selalu mulus, berbagai kendala dan tantangan kian terus dihadapi, agar media ini terus berjalan, suka duka sudah tak asing bagi kita, mental semangat tak pernah berhenti, not waiting for opportunity caming but creating opportunity.

Maka untuk itu, kita memerlukan tenaga yang memiliki Skil baik dan ulet, karena dengan posisi adalah sebuah media ialah suatu kepercayaan untuk menghasilkan tambahan penghasilan perusahaan.

Baca Juga  Kejagung Periksa 4 Direktur Terkait Korupsi BTS, 5 Bakti

Baik baik itu omzet penjualan. Alhamdulillah untuk saat ini kami akan  berupaya karyawan harus didaftarkan di Jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek). Juga kompensasinya, yang mengikuti aturan dewan pers. jelas Frans Hp nama panggilan sehari harinya.

“Saya berharap semoga media kita dapat berjalan lancar, sebagai sosial kontrol,  tetap harus sensetif terkait kebijakan, dan sebelum menulis isu Sensitif, Jurnalis perlu Jernihkan perspektifnya

Sebab seorang jurnalis bisa memberikan kontribusi bagi perubahan sosial. tak lepas kepada pedoman Kode Etik Jurnalistik jelasnya.

Pasalnya Kode Etik Jurnalistik menjadikan sebagai wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk. Imbuhnya.

Selanjutnya, Sigar Silitonga, pada kesempatan itu, dalam rapat Redaksi ia meminta, agar jurnalis, untuk memantau terkait corporate social responsibility (CSR) di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga  Peduli Warga, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Tinjau Tanah Longsor di Sukadamai

Hal tersebut terkait pengawasan dari pihak media masa dan masyarakat itu perlu, kita selaku masyarakat juga memiliki suatu tanggung jawab mengetahui berapa pemasukannya tegasnya.

Disisi lain, Drs. Zaenal Arifin,  menegaskan terkait karya jurnalistik, terutama dalam tatacara penulisan, itu harus benar-benar sesuai dengan karya jurnalistik, jangan sampai kata opini dibuat,

berita itu harus akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi. Kemudian berimbang, yang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara.

Dan tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain. Pungkasnya.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *