Tanggapi Demonstrasi, Budi Azhar,: Kondusifitas Tetap Terjaga, Sukabumi Terbuka Aspirasi.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (Foto:Ist)

Sukabumi Transmetro.id – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, beri tanggapan atas aksi Demonastrasi yang terjadi di beberapa wilayah pada pekan lalu.

Menurutnya, aksi demonstrasi itu merupakan bagian dari aspirasi yang perlu diperhatikan sebaik mungkin.

Akan hal itu, Budi menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap penyampaian aspirasi masyarakat, selama dilakukan secara santun dan sesuai aturan hukum.

Pernyataan ini disampaikan Budi Azhar menanggapi rumor akan adanya aksi serupa di Kabupaten Sukabumi. “Itu baru sebatas rumor. Kami siap menerima aspirasi apapun, asal prosesnya tertib, tidak anarkis, dan sesuai tahapan yang berlaku. Kami tidak anti kritik,” ujarnya kepada wartawan,” dikutip dari Radarsukabumi.com Rabu (03/09/25).

Baca Juga  HJKS Ke-155, Budi Azhar Mutawali,: Komitmen Bersama Untuk Kemajuan Bangsa dan Negara.

Budi juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah dalam menyampaikan kritik kepada pemerintah. Menurutnya, demokrasi memberi ruang bagi masyarakat untuk bersuara, namun tetap dalam koridor hukum.

Saat ditanya soal kemungkinan perilaku menyimpang dari anggota DPRD seperti yang ramai diberitakan di tingkat nasional, Budi menjawab tegas. “Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kasus seperti itu di Kabupaten Sukabumi. Fokus kami adalah menjalankan tugas dengan baik dan benar,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh anggota DPRD telah diingatkan untuk bersikap sederhana dan menjauhi gaya hidup mewah, sesuai arahan DPP partai.

“Jabatan ini amanah rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Terkait potensi aksi unjuk rasa ke depan, Budi menyatakan DPRD tidak akan menutup pintu. Namun, ia menekankan pentingnya prosedur yang benar, termasuk permohonan izin kepada pihak keamanan. “Selama izinnya ada dan aspirasinya disampaikan secara tertib, kami terbuka,” jelasnya.

Baca Juga  Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Soroti Kerusakan Bangunan SDN Simpang, Kenyataan Pahit di Dunia Pendidikan.

Hingga saat ini, belum ada permohonan resmi terkait rencana aksi di Sukabumi. Meski demikian, DPRD tetap siaga dan menghormati hak masyarakat untuk bersuara.

Sebagai penutup, Budi mengingatkan bahwa wakil rakyat harus terus dekat dengan masyarakat dan menjalankan fungsi dengan penuh tanggung jawab.

“Bukan gaya hidup mewah yang kami kejar, tapi kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *