SUKABUMI Transmetro.id – Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada tanggal 20 Mei menjadi moment penting bagi setiap daerah. Tanggal 20 Mei dipilih sebagai peringatan Harkitnas karena bertepatan dengan lahirnya organisasi pergerakan nasional pertama, Budi Utomo, pada 20 Mei 1908. Peringatan Harkitnas sendiri pertama kali dirayakan pada 20 Mei 1948 dengan melibatkan semua partai politik dari berbagai golongan.
Sejumlah daerah memiliki cara tersendiri dalam memperingati Harkitnas ini, salah satunya seperti yang di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yang menggelar upacara peringatan Harkitnas ke-117 Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 di Alun-alun Palabuhanratu, Selasa (20/5/2025).
Upacara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda dan Forkopimcam serta undangan lainnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas dalam hal ini bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Lettu Inf. Dade Setiawan selaku komandan upacara.
Dalam sambutannya, H Andreas membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid yang menyoroti peran penting Indonesia di tengah dinamika geopolitik dunia. Menkomdigi menyatakan bahwa Indonesia memilih menjadi mitra terpercaya dalam pergaulan global, bebas menentukan kebijakan nasional namun aktif membangun dialog produktif dengan berbagai pihak.

“Kehadiran kita di pentas global bukan hanya untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang bermanfaat bagi dunia,” ujar Andreas mengutip sambutan tersebut.
“Di tengah ketidakpastian global, Indonesia tampil sebagai jembatan dialog yang mampu menyatukan kepentingan berbagai pihak.” jelasnya.
Lebih lanjut, dalam sambutan itu disampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah menapaki jalur pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga menekankan keadilan dan pemerataan. Pemerintah berupaya memastikan pembangunan yang inklusif dan berpihak kepada rakyat.
“Dalam 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih, langkah-langkah konkrit dilakukan dari hal-hal paling mendasar, mulai dari kebutuhan sehari-hari masyarakat,” terangnya.

Salah satu program unggulan yang disorot adalah program makan bergizi gratis bagi anak-anak Indonesia. Saat ini, lebih dari 3,5 juta anak telah menikmati manfaat dari program tersebut yang dinilai menjadi pondasi penting bagi masa depan bangsa.

“Langkah ini mungkin terlihat sederhana, namun menjadi titik awal bagi kemajuan yang sejati—dimulai dari piring makan yang penuh, dari anak-anak yang berangkat ke sekolah tanpa rasa lapar, dengan tubuh cukup gizi dan semangat belajar tinggi,” paparnya.
Menutup sambutan, Menteri mengajak seluruh elemen bangsa menjaga semangat kebangkitan nasional dengan ketekunan dan keteguhan.

“Kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar kuat pada nilai-nilai kemanusiaan dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Red/Pemkab/Smi







