Melalui Simposium City Branding APEKSI, Dekranasda Kota Sukabumi : Strategi Jangka Panjang Meningkatkan Daya Saing Kota.

BANDUNG Transmetro.id – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung menyelenggarakan Simposium City Branding bertema “Internasionalisasi Kota-Kota Indonesia: Promoting Center of Excellence and City Branding APEKSI.

Acara ini berlangsung di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Senin (19-05-2025) dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri, termasuk Wakil Dekranasda Kota Sukabumi, Kia Florita.

Simposium merupakan bagian dari upaya APEKSI dalam mendorong kota-kota di Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan global. Salah satu langkahnya adalah melalui inventarisasi dan penyusunan katalog center of excellence serta praktik terbaik dalam tata kelola kota.

Baca Juga  Catatan Kemacetan Jalan Utara Sukabumi, Pengamat : Segera Bangun Jalur Alternatif

Fokus utama dari strategi penjenamaan kota yang diangkat dalam simposium ini mencakup destinasi wisata, seni budaya, kuliner dan warisan budaya, serta produk dan komoditas unggulan dari masing-masing daerah.

Dalam laporan penyelenggara, kegiatan ini dirancang sebagai sarana pertukaran pengalaman dan praktik baik antar kota, khususnya di kawasan Asia dan Afrika, dalam mengembangkan strategi city branding dan promosi budaya.

Di samping itu, simposium ini memperkenalkan Indonesia sebagai pusat kolaborasi yang melibatkan pemuda, pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil.

Isu-isu besar seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan krisis air bersih juga menjadi perhatian penting dalam forum ini, dengan pendekatan kolaboratif dan inovatif sebagai fondasi bersama.

Baca Juga  Kemewahan Produk Dekranasda Kota Sukabumi Tampil di Perayaan HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan.

Wakil Dekranasda Kota Sukabumi, Kia Florita, yang hadir dalam simposium tersebut menegaskan pentingnya city branding sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing kota.

Ia menyatakan bahwa keikutsertaan dalam forum ini menjadi langkah strategis untuk mengangkat potensi lokal Kota Sukabumi ke level internasional.

“Kami melihat city branding merupakan cara untuk menumbuhkan kebanggaan warga dan menarik perhatian dunia terhadap kekayaan budaya dan potensi ekonomi lokal yang kami miliki,” ujarnya.

Lebih lanjut Kia menyampaikan, “Saatnya kota-kota Indonesia, termasuk Kota Sukabumi bersaing di pasar global. Dengan membangun identitas yang otentik dan kuat, kota akan diakui sebagai pusat keunggulan yang layak dikunjungi, diinvestasikan, bahkan dijadikan tempat tinggal.”

Baca Juga  Pemkot Sukabumi, Kontribusi PD Waluya dan Puskesmas Potensi Tingkatkan PAD.

Melalui simposium ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antar kota untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan kota-kota yang berdaya saing tinggi, adaptif terhadap tantangan global, dan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya manusia maupun lingkungan hidup.

Red/dkp/smi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *