BMKG Minta Warga Waspada Terkait Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Pesisir Selatan Banten.

3 badai Siklon Tropis muncul di perairan sekitar Benua Australia dan menyebabkan kecepatan angin dan gelombang tinggi di perairan selatan Jawa dan Samudera Hindia pada dasarian kedua Agustus 2018. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

JAKARTA Transmetro.id Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah pesisir selatan Banten. Gelombang setinggi 4 meter diperkirakan akan melanda perairan selatan Pandeglang dan Lebak, Banten.

Peringatan ini ditujukan bagi seluruh masyarakat pesisir, terutama nelayan dan pelaku pelayaran, untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, peringatan juga ditujukan kepada para wisatawan pantai selatan Banten dan sekitarnya.

Kondisi cuaca ekstrem ini dapat membahayakan aktivitas maritim dan keselamatan jiwa. BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas 1 Serang melaporkan bahwa tinggi gelombang di perairan selatan Banten berkisar antara 2.25 hingga 4.0 meter.

“Karena itu, BMKG menyarankan keselamatan bagi nelayan, juga pelaku jasa pelayaran, masyarakat agar mewaspadai tiupan angin kencang dan gelombang tinggi,” tulis laporan tersebut. Dikutip dari Liputan6.com, Senin (09-06-2025).

Selain gelombang tinggi, BMKG juga memprediksi adanya potensi cuaca buruk di beberapa wilayah Banten. Hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Lebak bagian Timur.

Baca Juga  Ngeri," Siswa Palabuhanratu Tewas Dibacok Sepulang Sekolah Tanpa Sebab, Pelaku Kabur

Potensi Dampak Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Banten

Nelayan masih mewaspadai terjadinya gelombang tinggi akibat kemunculan bibit siklon tropis 91S yang terpantau di Samudra Hindia bagian Tenggara, selatan Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Gelombang tinggi yang mencapai 4 meter berpotensi menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat pesisir selatan Banten. Beberapa potensi dampak yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Kerusakan infrastruktur pantai seperti dermaga, jalanan, hingga warung dan bangunan lain di pesisir.
  • Gangguan aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan.
  • Potensi banjir rob atau air laut pasang yang meluap ke daratan.
  • Bahaya bagi wisatawan yang beraktivitas di pantai.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menjauhi area pantai yang berpotensi terdampak gelombang tinggi. Bagi para nelayan, disarankan untuk menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca membaik. Operator kapal juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan penundaan pelayaran jika kondisi tidak memungkinkan.

Pemerintah daerah setempat juga telah mengambil langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi potensi dampak gelombang tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan pemantauan dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Selain itu, tim SAR juga disiagakan untuk melakukan evakuasi jika diperlukan.

Baca Juga  Truk Tabrak Pemotor Saat Hindari Jalan Berlubang di Bogor, Dua Orang Tewas

Imbauan untuk Nelayan dan Pelaku Pelayaran

Hingga Minggu (17/3/2024), sejumlah nelayan di kawasan Pelabuhan Karangantu Serang, Banten masih enggan melaut. (Liputan6.com/Angga Yuniar) 

BMKG secara khusus mengimbau para nelayan dan pelaku pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi. Tinggi gelombang di Selat Sunda bagian barat Pandeglang diperkirakan berkisar antara 1.25 hingga 2.5 meter.

Tiupan angin yang bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 05 – 30 km/jam juga perlu diwaspadai. Angin kencang ini dapat memperburuk kondisi gelombang dan membahayakan aktivitas pelayaran.

“Kami minta nelayan siaga dan waspada menghadapi cuaca buruk itu agar tidak menimbulkan korban jiwa,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama.

Selain itu, wisatawan yang mengunjungi pantai selatan Banten juga diimbau agar tidak berenang di sekitar pesisir pantai untuk mencegah kecelakaan laut.

Bagi para nelayan yang tetap melaut, disarankan untuk menggunakan alat keselamatan yang memadai seperti jaket pelampung. Selain itu, pastikan kondisi kapal dalam keadaan baik dan laik laut. Selalu pantau informasi cuaca terkini dan hindari melaut jika kondisi cuaca memburuk.

Baca Juga  Polisi Tangani Bocil Pelajar SD, Karena Menganiaya Temannya

Tips Aman Berwisata di Pantai Selatan Banten Saat Cuaca Ekstrem

Pantai Ciantir Sawarna, Lebak, Banten. (dok. Instagram @aku_pepi/https://www.instagram.com/p/BhmFHebgDqI/) 

Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai selatan Banten, ada beberapa tips aman yang perlu diperhatikan saat cuaca ekstrem:

  • Pantau informasi cuaca terkini dari BMKG atau sumber terpercaya lainnya.
  • Hindari berenang di pantai saat gelombang tinggi.
  • Jauhi area pantai yang berpotensi terdampak gelombang tinggi.
  • Perhatikan peringatan dan imbauan dari petugas pantai.
  • Gunakan tabir surya dan topi untuk melindungi diri dari sengatan matahari.

Selain itu, pastikan untuk membawa perlengkapan yang memadai seperti air minum, makanan ringan, dan obat-obatan pribadi. Jika terjadi kondisi darurat, segera hubungi petugas pantai atau tim SAR terdekat.

Dengan memperhatikan tips-tips tersebut, diharapkan wisatawan dapat menikmati liburan di pantai selatan Banten dengan aman dan nyaman. Selalu utamakan keselamatan diri dan keluarga, serta patuhi semua peraturan dan imbauan yang berlaku.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *