Bocah 3 Tahun Tragis Tewas Kecebur Sumur Sedalam 20 Meter.

Ilustrasi Sumber tua

Bocah 3 Tahun Tragis Tewas Kecebur Sumur Sedalam 20 Meter.

BANDUNG,- Seorang bocah 3 tahun tewas tercebur sumur sedalam 20 meter di Kampung Singapura RT 01/14 Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Akhir Jasad korban Muhammad Fatan berhasil dievakuasi setelah mendatangkan para petugas Damkar Kabupaten Bandung Barat(KBB).

Sumur yang merenggut nyawa sudah tidak digunakan lagi warga. Namun, sumur tua itu masih ada air dengan ketinggian sekitar kurang lebih tiga meter. dilansir jabar.inews.id

“Peristiwa ini pada (Selasa 23/1/2023) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB. Pas berhasil dievakuasi petugas Damkar sekitar dua jam kemudian korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Sekretaris Desa Sumurbandung, Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (25/1/2023).

Baca Juga  Polres Sukabumi Bantu Evakuasi Korban Tanah Bergerak Kp.Nyalindung,

Kejadian ini berawal saat korban bersama sang ibu sedang mengambil rambutan di sebuah pohon yang tidak jauh dari sumur tersebut. Ketika ibunya memetik rambutan korban tanpa diketahui berjalan ke arah sumur yang sudah tidak dipergunakan tersebut.

Sebenarnya sumur sudah ditutupi oleh kayu, namun disinyalir karena kayunya lapuk akhirnya saat korban berjalan di dekatnya langsung terperosok lalu jatuh ke dalam sumur.

Ibu korban yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta tolong sehingga ada seorang warga yang datang dan langsung mencoba melakukan pertolongan.

Namun upaya tersebut gagal dilakukan mengingat kondisi sumur yang sempit dan dalam. Sehingga pihak desa menelpon petugas Damkar KBB dan tidak lama tiba di lokasi.

Baca Juga  Mengharukan! HUT Surade ke-265, Bupati Marwan Hamami Ajak Warga Jadikan Sejarah sebagai Wisata dan Promosi Daerah

Setelah berupaya keras selama kurang lebih dua jam, akhirnya bocah malang tersebut berhasil dievakuasi petugas. Namun sayang nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

“Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi. Malam harinya korban langsung dikuburkan oleh pihak keluarga,” tuturnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, KBB, Siti Aminah Anshoriah didampingi Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Wisnu Astodewo mengatakan, menerjunkan lima personel ke lokasi dengan diback up Damkar dari Pos Cikalongwetan.

Saat melakukan penyelamatan anggotanya harus mengenakan tabung gas oksigen untuk membantu pernafasan di dalam sumur.

“Sumurnya cukup dalam dan dikhawatirkan minim oksigen atau ada gas beracun, jadi anggota kami yang turun mengevakuasi ke bawah sumur dilengkapi dengan alat pernafasan dan tabung oksigen,” ucapnya.

Baca Juga  Belasan Pelaku Pemalakan Truk di Jalur Utara Sukabumi di Ringkus Tim Resmob Polres sukabumi

Red/Frans Hp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *