Jelang Nataru, Bupati Sukabumi Bentuk Tim Pengamanan Ketat Yang Melibatkan Aparatur Pemerintah.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, Dalam Rapat Dinas intruksikan jajaran aparatur pemerintah siaga dan antisipatif jelang nataru 2022.

Rapat Dinas Bulan desember 2022 dipimpin langsung oleh Bupati. Rapat yang diselenggarakan di Aula Sekretariat Daerah Kab. Sukabumi dan dipandu oleh Sekretaris Daerah Ade Suryaman, “Senin (19-12-2022).

Rapat Dinas yang diawali dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Saber Pungli sebagai juara 2 tingkat Provinsi Jawa Barat, lomba penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan, penyerahan penghargaan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat, penyerahan penghargaan tata kelola keuangan pemerintah Desa dari Dirjen Kemendagri, penyerahan penghargaan kepada PNS berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat juara 1 kategori inspiratif dan juara harapan 3 kategori the feature leader.

Baca Juga  Nahkoda Beserta Awaknya, Dikabarkan Hilang, Lakalaut Perairan Lepas Selatan Sukabumi,

Acara dilanjutkan dengan penyampaian kinerja, mulai dari Inspektorat, Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata.

Bupati Sukabumi pada kesempatan acara tersebut menuju ke tingkat pengamanan nataru.

“Jelang menghadapi libur Natal dan tahun baru, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berikhtiar untuk melaksanakan pengamanan yang proaktif terhadap aktivitas masyarakat. Kita akan membentuk tim yang melibatkan berbagai unsur terkait, diantaranya Dishub, BPBD, Pol PP dan lainnya, “ucap Marwan.

Marwan kembali mengatakan, selain tim yang telah dibentuk, juga instansi lain untuk membantu dalam pelaksanaan nataru nanti, maka peran Kecamatan dan Desa harus mencermati kondisi wilayahnya termasuk persoalan tata kelola parkir.

“Kecamatan dan Desa berkolaborasi dengan Saber Pungli Kab. Sukabumi untuk mengantisipasi terjadinya hah-hal yang tidak diinginkan, “terangnya.

Baca Juga  Hari Bambu Nasional, Sekda Minta Komunitas Bambu Sukabumi Berkolaborasi

Bupati menyebut, Nataru ditahun 2022 ini jumlah wisatawan yang hendak berkunjung ke Palabuhanratu dimungkinkan akan meningkat, oleh karena itu rekayasa lalu lintas harus betul-betul dicermati secara baik.

“Saat menjelang arus kedatangan kalau bisa jalur masuk Cikidang itu dibuka, namun saat jalur balik jalur tersebut ditutup. Untuk jalur balik kendaraan agar dialihkan satu arah ke jalan Palabuhanratu- Cikembang, .

Bupati meminta agar BPBD untuk mempersiapkan alat berat di setiap titik rawan bencana, hal itu guna untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan hingga dengan cepat bisa tertangani, “Jelasnya

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *