Transmetro.id – Batara White House, salah satu villa/guest house yang terletak di Lolai, Lembang Polo Padang, Kecamatan Kapalapitu, Kabupaten Toraja Utara, terus berbenah dan menghadirkan inovasi baru.
Kali ini, pengelola membangun ikon wisata bernuansa religi berupa Bahtera Nuh di atas bukit, sebuah bangunan berbentuk kapal besar yang terinspirasi dari kisah Nabi Nuh dalam Alkitab.
Villa ini berada pada ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut (MDPL) dengan luas area sekitar 7.000 m². Lokasinya berjarak kurang lebih 20 km dari Kota Rantepao dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Manager Batara White House, Saul, mengatakan pembangunan spot religi ini menjadi langkah pembenahan untuk menambah daya tarik villa.
“ Kami menambah ikon baru di area villa, yaitu Bahtera Nuh. Dalam Alkitab dikisahkan bahwa Nuh membangun bahtera di atas bukit,” ujarnya.
Bangunan berbentuk kapal tersebut nantinya difungsikan sebagai penginapan sekaligus restoran, serta menjadi spot foto dan lokasi prewedding. Letaknya yang berada di puncak bukit dengan latar panorama alam ketinggian 1.500 MDPL membuatnya memiliki nilai visual yang kuat.
“ Kami ingin memberi pengalaman religi yang berbeda bagi wisatawan. Kapal ini akan dilengkapi jangkar, kemudi, dan ornamen khas kapal sehingga bisa menjadi spot prewedding dan ikon kapal terbesar dan terlengkap di Toraja,” jelas Saul, yang juga mantan Sekretaris PHRI Toraja.
Selain Bahtera Nuh, pengelola juga membangun rumah Tongkonan di area villa. Kehadiran bangunan adat Toraja ini menambah nuansa kearifan lokal sekaligus menjadi fasilitas tambahan bagi wisatawan.
“ Toraja tidak lengkap tanpa rumah adatnya. Karena itu kami bangun Tongkonan yang nantinya bisa menjadi tempat menginap keluarga besar,” kata Saul.
Kedua bangunan tersebut kini dalam tahap finishing dan ditargetkan rampung pada Desember mendatang. Untuk biaya masuk, manajemen masih akan membahas ulang, namun saat ini tiket masuk kawasan villa sebesar Rp10.000 per orang.
Saul mengungkapkan sejumlah kendala yang masih dihadapi para pengelola villa di kawasan “Negeri di Atas Awan”, seperti seringnya pemadaman listrik serta layanan pengangkutan sampah yang belum maksimal.
Ia berharap pemerintah dan stakeholder terkait memberi perhatian lebih karena sektor pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan penting bagi daerah.
“ Kami berharap kehadiran Bahtera Nuh dan Tongkonan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Toraja,” pungkasnya.
Batara White House diketahui menjadi salah satu villa favorit di kawasan Negeri di Atas Awan karena berada di titik tertinggi dan menyuguhkan panorama alam yang memukau.
Source:bacapesan.fajar.co.id







