Renstra Pemerintah Kota Sukabumi : 19 Janji Politik Tahun 2025-2026 Harus Bisa Terealisai.

SUKABUMI,- Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki dalam Forum Perangkat Daerah (FPD) yang di selenggarakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Sukabumi mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sesuai dengan salah satu Visi Pemerintah Kota Sukabumi.

Kegiatan kali ini di adakan di Kecamatan Baros Kota Sukabumi pada Selasa, (06-05-2025). Hadir pula dalam acara tersebut Camat Baros, para lurah, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), beberapa ketua RT dan RW, serta para kader dan Satgas Kelurahan yang ikut menyukseskan forum tersebut.

Camat Baros, Hendaya, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah konkret yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Salah satunya adalah perbaikan infrastruktur Jalan Cicadas yang mendapat respon positif dari masyarakat.

Baca Juga  Pesan Menkomdigi Melalui Wali Kota Sukabumi, : Kebangkitan Nasional, Kearsipan, dan Perpustakaan, Tiga Pilar Untuk Kemajuan Bangsa.

Sementara itu Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, untuk mencapainya dibutuhkan rencana strategis yang terukur dalam setiap Forum Perangkat Daerah yang digelar oleh perangkat SKPD. Hal ini pula yang menjadi fokus dalam Forum Perangkat Daerah Kecamatan Baros. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya membawa 19 janji politik dengan total anggaran sebesar Rp74 miliar.

Menurutnya, sebagian besar program kegiatan akan dijalankan pada tahun 2025-2026 agar seluruh janji tersebut dapat benar-benar terealisasi.

Ia pun menegaskan komitmennya agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai aturan dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Terkait dengan wacana dana abadi, H. Ayep Zaki menjelaskan bahwa meskipun saat ini belum tersedia nomenklatur khusus, Pemkot telah menyiapkan konsep pembentukan Koperasi Merah Putih di tiap kelurahan.

Baca Juga  Sepertinya Tak Serius Perbaiki Jalan Nasional Sukabumi. Tambal Rusak Lagi

Dana abadi tersebut nantinya akan dikelola oleh koperasi tersebut dengan harapan mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat. Ia juga mengingatkan agar koperasi yang dibentuk tidak berafiliasi dengan partai politik.

“Penting sekali untuk membangun rasa saling percaya dan bersinergi antara pemerintah dan masyarakat,” jelas H. Ayep Zaki.

Ia tidak akan menggiring masyarakat ke arah politik tertentu. “Karena saya kepala pemerintahan, maka kita harus sejalan. Kita harus patuh pada peraturan dan undang-undang,”ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa harmonisasi antara pemerintah dan masyarakat harus dijaga melalui keselarasan visi dan misi. Visi Pemkot Sukabumi adalah mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan makmur.

Adapun misi yang diusung antara lain peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), pembentukan koperasi, normalisasi BUMD dan BLUD, pengelolaan dana abadi, program padat karya, serta perbaikan infrastruktur.

Baca Juga  Wali Kota Sukabumi Asah Kapasitas Kader PKK Melalui Bimtek Strategi Pengelolaan Sampah di Sudajaya Hilir 12.

Di akhir arahannya,H. Ayep Zaki menginstruksikan agar di setiap kelurahan dibentuk Kampung Wakaf, mencontoh apa yang telah dilakukan di Kelurahan Cikundul. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Forum Perangkat Daerah Kecamatan Baros ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana pemerintah kota terus berupaya melibatkan semua unsur masyarakat dalam merumuskan dan menyukseskan program pembangunan menuju Sukabumi yang lebih bercahaya.

 

Red/dkp/smi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *