Reses Kedua DPRD Sukabumi, Hamzah Gurnita Fokuskan Percepat Realisasi Aspirasi Masyarakat.

Sukabumi Transmetro.id – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, melaksanakan Reses ke Dua Tahun Sidang 2026, di Desa Caringin, RT003/006, Kecamatan Cisolok, Sukabumi pada Kamis (04/06/2026).

Agenda penting tersebut menjadi ruang untuk menyerap beberapa aspirasi dari warga masyarakat seperti pendidikan usulan P3K paruh waktu buat tenaga honorer, dukungan pendidikan non formal keagamaan, majelis taklim, sampai PAUD.

Menanggapi itu, Hamzah mengatakan bahwa semua usulan positif sudah dicatat rapi dan akan ditindaklanjuti. Dimana data ini bakal dibawa ke rapat komisi dan di komunikasi kan bersama Pemkab guna masuk perencanaan.

“Hari ini Saya tidak cuma janji, saya langsung kasih bantuan pribadi di tempat,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Sukabumi Apresiasi Pemkab Sukabumi Atas Raihan Opini WTP Secara Berturut-turut.

Tak hanya itu, sektor kesehatan juga disuarakan, warga minta akses pelayanan kesehatan dipermudah terlebih BPJS PBI yang sudah non aktif sehingga tersendat akan bidang kesehatan.

Lebih lanjut Ini Hamzah menegaskan, bahwa reses titik kedua periode ini lebih konsisten turun ke bawah tanpa harus menunggu warga ke kantor, tapi jemput bola ke RT/RW biar aspirasi tidak telat ketampung.

” Pola reses model seperti ini penting, sebab warga Caringin bisa ngomong langsung, nggak lewat surat doang. Saya sebagai Dewan pun juga bisa lihat kondisi lapangan dari jalan rusak parah di mana, irigasi mampet di mana, PAUD butuh apa. Dan PR ke depan nanti Saya akan kawal usulan P3K paruh waktu dan BPJS PBI non aktif,” ucapnya.

Baca Juga  Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng, Ketua DPRD Kab. Sukabumi,: Warisan Budaya Yang Harus Terus Dijaga dan Dilestarikan.

Hamzah kembali mengatakan, meskipun masih ada yang nyangkut di pemerintah pusat, akan tetapi usulan itu sudah masih dalam catatan Dewan.

” Tinggal dorong ke Dinsos, Dinkes, Disdik, sampai PU. Intinya, reses di Caringin jadi jembatan untuk warga curhat, Dewan catat dan aksi cepat. Kalau semua usulan dikawal, Cisolok pelan-pelan bisa lebih sehat, pinter, dan jalannya lebih mulus.” pungkasnya.*

Source: Patrolisukabumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *