Miris Lansia Pejuang, 78 Merdeka, Masih Tinggal di Rumah Orang,
Cigombong, transmetro.id, Senin, 07 Agustus 2023, Laporan, Dony Pratama
BOGOR,-Sungguh miris nasib seorang pejuang 45′, telah 78 Tahun merdeka, lansia yang telah lebih dari satu abad ini, masih harus terus berjuang mencari kehidupan sehari-harinya dan tinggal di rumah orang lain.
Dari penuturan dirinya, dahulunya ia pernah dijanjikan memiliki rumah yang menjadi tempat tinggalnya, Namun orangnya meninggal, ia tidak memiliki seberkas surat perjanjian tersebut, akhirnya diusia tuanya harus berupaya mencari tempat lain.
Dalam kehidupan sehari-harinya, ia harus menjadi buruh tani, bahkan 78 tahun merdeka, ia tidak memiliki pengsiun atau kata lainnya minimal sebagai veteran, hal tersebut disampaikan Abah Encum, saat ditemui transmetro.id kediamannya di Kp Durengede Rt. 03 Rw. 02 Desa Tugujaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, Pada Minggu (06/08/2023) kemarin.
Abah Encum yang disapa sehari-harinya Bah Cucun ini, Ia menceritakan kisah hidupnya, yang diusianya telah 123 tahun, lahir di Bogor pada tahun 1900 silam ini, dalam data resmi tercatat di kependudukan lahir pada tahun 1928. Hal ini menimbulkan kebingungan dan kesulitan bagi dirinya yang nyatanya lahir tahun 1900.
Selain usianya sudah lebih dari seabad, juga dari pengakuannya tidak diakui sebagai bagian dari veteran. Menurutnya, saat hendak didata sebagai veteran pada masa lalu, dia dimintai biaya administrasi yang lumayan besar, sehingga menyulitkan posisi keuangannya.
“Dulu saat saya ingin didata sebagai veteran, saya menghadapi kesulitan karena dimintai biaya administrasi yang tak mampu maka saya tidak penuhi,” ucap Bah Cucun.
“Dengan tulus, Bah Cucun berharap pemerintahan dan semua elemen masyarakat dapat memberikan bantuan dan perhatian terhadap kondisi sulit yang tengah dihadapinya. Ia pun berharap agar kebenaran sejarah mengenai usianya dapat diakui dan diresapi, serta diberikan hak-hak dan dukungan yang pantas sebagai seorang lansia yang telah menjalani hidup dengan perjuangan yang tak terhitung.”
“Pihak pemerintahan dan masyarakat diharapkan untuk bersama-sama memberikan perhatian dan bantuan bagi Bah Cucun, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya selama hidupnya dan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama anggota masyarakat yang memerlukan uluran tangan”.
Red/Frans Hp.







