Apa Itu Brain Bot yang Membahayakan Anak Terlalu Lama Bermain Ponsel, Ini Kata Kemendakdisemen.

{Brain Rot} Membahayakan, Batasi Penggunaan HP untuk Anak (Ilustrasi: Freepik)

Transmetro.id -Anak usia dini di Indonesia berisiko alami gejala brain rot. Penyebabnya adalah dampak dari penggunaan handphone yang berlebihan.

Brain rot adalah menurunnya stimulasi intelektual, emosional, dan sosial akibat paparan digital yang berlebihan.

Seperti diketahui, penggunaan handphone atau HP pada anak di usia dini di Indonesia, 0-6 tahun, dalam kategori berlebihan. Dikutip dari Okezone.com pada data Kemendakdisemen, Senin(09-06-2025), terungkap bahwa 25% di antaranya berada di rentang usia 0–4 tahun. Sementara itu, pada kelompok usia 5–6 tahun, angkanya meningkat hingga 52%.

Menurut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, pendidikan anak usia dini seharusnya lebih menekankan pada metode belajar konvensional yang mengedepankan interaksi fisik, seperti membaca buku cetak dan bermain secara langsung, guna merangsang kecerdasan anak.

Baca Juga  Ini Penyebab Salah Satu Medsos Banyak Tampilkan Konten Dewasa.

Wamendikdasmen Fajar juga mengajak para fasilitator untuk menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat akan pentingnya pengasuhan yang seimbang, serta mendorong implementasi Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) yang berkualitas di daerah.

“Dengan pendampingan aktif dan konsisten, serta kolaborasi lintas sektor, kita berharap dapat mencetak generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” tutup Fajar.

Di era digital yang semakin berkembang, istilah brain rot atau “pembusukan otak” menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Istilah ini menggambarkan penurunan fungsi kognitif akibat konsumsi konten digital yang tidak berkualitas dan berulang-ulang. Bahkan, Brain Rot menjadi “Word of the Year 2024” menurut Oxford.

Baca Juga  Penting, Ini Dia Beberapa Poin Peraturan Baru Mendirikan PT, Berdasarkan UU Cipta Kerja.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *