Jangan Gagal Paham, Kenapa Toilet Bus Ini Hanya Bisa di Gunakan Saat Berjalan? Simak Rinciannya.

Jangan Gagal Paham, Kenapa Toilet Bus Ini Hanya Bisa di Gunakan Saat Berjalan, Simak Rinciannya. (Foto: Ist)

Transmetro.id – Beberapa armada bus dilengkapi dengan fasilitas toilet. Namun, ada aturan khusus yang perlu dipatuhi seluruh penumpang terkait penggunaan toilet di bus. Aturan tersebut yaitu larangan menggunakannya saat bus berhenti. Kenapa toilet bus hanya bisa digunakan saat berjalan, ya?

Meskipun terlihat sepele, sebenarnya ada alasan teknis dan keamanan di balik aturan tersebut, lho. Penasaran dengan alasannya Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!

Kenapa toilet bus hanya bisa digunakan saat berjalan?

Toilet bus umumnya hanya dapat digunakan saat berjalan. Hal ini berkaitan dengan desain saluran pembuangan kotoran pada toilet bus yang langsung dibuang ke jalan. Menurut Fadli, pramugara bus PO Rosalia Indah, saluran pembuangan toilet bus kebanyakan didesain untuk langsung membuang kotoran ke luar melalui dek bawah.

Baca Juga  Menolak Punah, Ini dia Kisaran Harga Toyota Kijang LGX 2026 Dengan Efisiensi Bahan Bakar Dalam Satu Paket.

Penggunaan toilet saat bus berhenti dapat menyebabkan kotoran tertinggal di kolong. Fadli juga menjelaskan bahwa jika penumpang BAB saat bus berhenti, kotoran tersebut akan tertinggal di bawah bus dan dapat mengganggu lingkungan sekitar.

Selain itu, keterbatasan ruang di dalam bus juga menjadi pertimbangan kenapa penggunaan toilet bus dibatasi. Fadli menyebutkan bahwa bus double decker seringkali memiliki ruang terbatas sehingga tidak memungkinkan penambahan tangki penampungan untuk toilet.

Adri Budiman, Head of Bus Product & Sales Daimler Commercial Vehicles Indonesia, juga menyebut bahwa bus umum tidak memiliki fasilitas penampungan kotoran. Oleh karena itu, penggunaan toilet bagi penumpang sengaja dibatasi saat bus sedang berjalan saja.

Baca Juga  Royal Enfield Versi 2026 Tampil Gahar Nan Elegan, Desain Klasik Tetap Masih di Tonjolkan.

Gak cuma itu, kapasitas tangki air di bus AKAP terbatas, hanya sekitar 200 liter. Hal ini membatasi penggunaan toilet untuk buang air kecil saja. Untuk buang air besar, penumpang disarankan memberitahukan pengemudi atau kru kabin agar dicarikan toilet umum terdekat.

Di sisi lain, pembatasan penggunaan toilet saat bus berhenti juga bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan penumpang. Tanpa fasilitas penampungan kotoran yang memadai, bau tidak sedap dapat menyebar ke seluruh kabin. Oleh karena itu, penggunaan toilet hanya diperbolehkan saat bus berjalan untuk menghindari masalah tersebut.

Itulah kenapa toilet bus hanya bisa digunakan saat berjalan. Pada dasarnya, aturan ini diberlakukan untuk menjaga kenyamanan seluruh penumpang. Selain itu, kebijakan ini juga membantu meminimalkan masalah teknis dan memastikan perjalanan tetap nyaman.*

Baca Juga  Tampil Sporty, Yamaha Mio 2026 Siap Hadir Dengan Mesin Blue Core Hybrid 125cc.

Source: Idntimes.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *