*Kades Selawangi Tetap Berdedikasi Usai Pensiun*

*Kades Selawangi Tetap Berdedikasi Usai Pensiun*

Sukaraja, transmetro.id, Selasa, 14 Mei 2024, Laporan Suta W. (Red)

SUKABUMI,- Asikin adalah Kades dari Desa Selawangi, Kecamatan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tiga tahun terakhir. Ia sedang mengawasi pembangunan Balai Desa dari Anggaran Desa yang ada.

Lelaki kelahiran 5 Juli 1959 membawahi wilayah yang di diami oleh sebanyak 6827 Jiwa dari 2006 KK dimana warga yang umumnya adalah buruh petani, petani dan sedikit peternak unggas, lainnya adalah pedagang.

Sebagai anggota APDESI, Asikin mematuhi aturan yang berlaku di organisasi demi kemakmuran masyarakat sekitar. Desa Selawangi saat ini termasuk satu dari sembilan desa di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang dinilai warganya cukup makmur.

Baca Juga  Pemdes Cibunarjaya Realisasikan DD, 8 Titik Pembangunan Untuk Tahap 2

“Sebagai anggota Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) saya rasakan fungsi utama wadah ini. Karena kami sebagai perangkat desa punya wadah di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk memfasilitasi komunikasi, koordinasi, serta sinergi antara anggota organisasi.” Tutur Asikin.

Asikin mengaku ia berkiprah sebagai kepala desa setelah pensiun dari BKKBN menggantikan Jajang Wahyudin, Kades Selawangi sebelumnya. Dengan pengalaman menangani seluk beluk Keluarga Berencana, maka dirinya paham bagaimana mengelola dana pembangunan desa yang hanya Rp. 1,2 miliar per tahun.

“Sebenarnya, sejak Kades Selawangi menjabat tiga tahun belakang ini tidak ada pembangunan yang berarti yang dirasakan masyarakat. Artinya tidak ada perubahan yang berarti usai ditinggal oleh lama Jajang Wahyudin. Malah ia fokus membangun balai desa yang belum tentu masyarakat rasakan manfaatnya,” pengakuan salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga  Kades Tenjoayu, Berikan Perubahan Kemajuan Siginifikan di Desanya.

Contoh nyata yang menjadi ukuran adalah Jalan Nagrak, Selawangi yang banyak berlubang dan bisa merugikan pengendara motor dan mobil. Lainnya, adalah tidak ada mobil ambulance Khusus – – seperti yang dimiliki oleh desa-desa di Kabupaten Sukabumi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *