Fraksi Partai Gerindra di DPR RI Dukung Kebijakan Stimulasi Pemerintah Pada Kuartal II 2025.

Ketua Komisi I DPR Utut Adianto (kedua kanan) bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri), Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono (kiri) dan Dave Laksono (kanan) memberikan keterangan pers terkait revisi UU TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025). Dalam keterangan pers tersebut DPR menegaskan bahwa revisi UU TNI hanya membahas tiga pasal yaitu mengenai kedudukan TNI, perpanjangan usia dinas, dan ruang jabatan sipil bagi prajurit aktif. DPR juga menegaskan /Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

JAKARTA Transmetro.id – Fraksi Partai Gerindra di DPR RI menyatakan dukungannya terhadap kebijakan stimulus ekonomi yang baru saja diumumkan pemerintah. Kebijakan ini diyakini menjadi langkah strategis dan terukur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada kuartal II tahun 2025.

Ketua Fraksi Gerindra, Budisatrio Djiwandono, menyebut bahwa stimulus ini diarahkan untuk menguatkan daya beli masyarakat, memperluas konsumsi domestik, serta mendorong pemerataan ekonomi di berbagai daerah.

Stimulus Ekonomi yang Terfokus dan Tepat Sasaran Paket stimulus senilai Rp 24,44 triliun tersebut terdiri dari berbagai bentuk intervensi fiskal, seperti penebalan bantuan sosial sebesar Rp 11,93 triliun, subsidi upah Rp 10,72 triliun, serta berbagai insentif transportasi yang mencakup diskon tarif moda transportasi umum, potongan tarif tol, dan insentif untuk sektor padat karya.

Baca Juga  Mario Teguh, Hadiri Bukber DPP GANN."Tidak Ada Masa Lalu Yang Menentukan Masa Depan,"

Kebijakan ini dikemas dengan menyasar langsung masyarakat kelas menengah dan kelompok ekonomi rentan. Dikutip dari Kabar Priangan, pada Sabtu (14-06-2025).

“Pemerintah menetapkan target penerima stimulus mencakup 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), 17 juta pekerja, serta jutaan pengguna transportasi darat, laut, dan udara.

Langkah ini berpotensi memberikan efek berantai (multiplier effect) pada sektor konsumsi, terutama dengan hadirnya momentum libur sekolah dan banyaknya hari libur nasional,” ungkap Budisatrio. Momentum Ekonomi dan Pemerataan Daerah.

Momentum Ekonomi dan Pemerataan Daerah Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, sektor pendukung seperti transportasi, kuliner, penginapan, serta usaha kecil dan menengah di daerah tujuan wisata diproyeksikan akan mengalami lonjakan permintaan.

Baca Juga  Ramadhan Bukan Kendala, Anggota DPRD Sukabumi Ini Rutin Donor Darah

Fraksi Gerindra menilai bahwa kebijakan ini tidak hanya memacu pertumbuhan di kota-kota besar, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah. “Ini adalah bentuk nyata dari kebijakan ekonomi yang inklusif dan berpihak kepada rakyat.

Kami melihat bahwa pemerintahan Presiden Prabowo benar-benar menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama, terutama dengan menjaga Komitmen Gerindra dalam Pengawasan dan Evaluasi Di samping menyampaikan dukungan, Fraksi Gerindra juga menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan stimulus ini.

Budi Satrio menekankan bahwa partainya akan aktif dalam fungsi pengawasan, mulai dari proses distribusi hingga evaluasi efektivitas kebijakan, agar tidak terjadi kebocoran dan penyimpangan.

“Koordinasi lintas kementerian dan lembaga harus diperkuat. Fraksi Gerindra akan terus mengawal agar setiap rupiah yang dialokasikan dari APBN maupun non-APBN benar-benar menyasar masyarakat yang berhak menerima,” tegasnya.

Baca Juga  Presiden Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi Nasional,: SPHP, Koperasi Desa, hingga Proyek Waste to Energy Jadi Sorotan.

Dukungan Fraksi Gerindra terhadap stimulus ekonomi pemerintah mencerminkan sinergi politik yang konstruktif untuk menumbuhkan ekonomi nasional. Dengan pendekatan fiskal yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, kebijakan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas daya beli, memperkuat konsumsi dalam negeri, dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara merata.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *