H. Ayep Zaki, Pimpin Aksi Bersih Sampah Nasional di Kawasan Jembatan Merah Baros.

Sukabumi Transmetro.id – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana, memimpin pelaksanaan Aksi Bersih Sampah Nasional yang digelar di kawasan Jembatan Merah, Baros, pada Jumat (24/10) pagi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, para asisten daerah, pimpinan SKPD, perwakilan Kantor Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III Provinsi Jawa Barat, camat dan lurah beserta jajarannya, serta berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas pecinta lingkungan.

Aksi ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Dalam arahannya rahanny, H. Ayep Zaki menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menyebut, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, volume timbunan sampah di Kota Sukabumi terus meningkat dari tahun ke tahun.

Oleh karena itu, pemerintah tengah berupaya agar pengelolaan sampah dapat dimulai dari tingkat paling bawah, yakni RW, agar tidak semua sampah dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Baca Juga  Wali Kota Sukabumi, Bertindak Sebagai Pembina Upacara Pada Peringatan HUT Ke-54 Korpri, Hari Guru Nasional, dan HUT Ke-80 PGRI.

Menurutnya, sistem desentralisasi pengelolaan sampah di tingkat RW menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban TPS dan TPA.

“Sampah rumah tangga diharapkan bisa diselesaikan di lingkungan masing-masing, sementara sampah dari jalan, pasar, restoran, dan hotel menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup,” ujar H. Ayep Zaki.

Ia menambahkan, pemerintah akan menggelar sayembara pengelolaan sampah tingkat RW sebagai upaya mendorong kreativitas dan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Lebih jauh, wali kota mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bersama investor dari Danantara, berencana menyediakan alat modern untuk penanganan sampah dalam dua tahun mendatang.

Kota Sukabumi kini masuk dalam zona wilayah Bogor untuk sistem pengelolaan dan pengolahan sampah bersama beberapa daerah di Jawa Barat.

Baca Juga  Launching Kampung Wakaf Nurul Iman, Bobby Maulana,: Solusi Nyata Dukung Kesejahteraan Masyarakat.

Dengan volume timbunan mencapai sekitar 180 ton per hari, pemerintah daerah menilai perlunya kajian khusus terkait biaya angkut ke wilayah Bogor agar pengelolaan sampah menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, H. Ayep Zaki juga menyoroti kondisi retribusi sampah di Kota Sukabumi yang masih rendah.

Saat ini, pendapatan dari retribusi baru mencapai sekitar Rp1,1 miliar per tahun, sedangkan anggaran yang dialokasikan untuk Dinas Lingkungan Hidup mencapai Rp30 miliar.

Ketimpangan ini, menurutnya, harus menjadi perhatian bersama agar sistem pengelolaan dan pembiayaan sampah bisa lebih proporsional.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Sukabumi akan memberikan mesin pencacah plastik kepada kelurahan yang berhasil mengelola sampah secara mandiri dan efektif.

Baca Juga  6th Berkiprah Sukabumi Koi Fest dan Breeder Koi Show, Bobby Maulana,: Bukti Simbol Kerja Keras.

Program ini akan dimulai dari Kelurahan Subangjaya sebagai proyek percontohan atau pilot project yang diharapkan dapat direplikasi di wilayah lainnya.

Sementara itu, Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sukabumi atas respons cepat dan keseriusannya menindaklanjuti arahan Menteri Lingkungan Hidup dalam menjaga bumi serta mengelola sampah secara modern.

Ia berharap aksi seperti ini dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan kota yang bersih dan sehat.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, aksi bersih sampah nasional di Jembatan Merah Baros menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan lingkungan yang lestari, sekaligus memperkuat visi Kota Sukabumi Maju, Bersih, dan Berkelanjutan.*

dokpim/smi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *