Tolak Kenaikan Harga BBM, Puluhan Pemuda Mateng Gelar Aksi di Depan Kantor DPRD

transmetro.id ,-MATENG, Puluhan massa aksi yang tergabung Aliansi Pemuda Mamuju Tengah melakukan orasi di depan Kantor DPRD Mateng. Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Mateng Diwarnai Aksi Saling Dorong Dengan Aparat Mateng.

Tolak kenaikan harga subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), puluhan massa mendatangi kantor DPRD Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) Senin 05 September 2022. Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mamuju Tengah itu melakukan aksi menutut DPRD Mateng, untuk menyepakati penolakan kenaikan BBM. Aksi yang berlangsung itu sempat diwarnai aksi saling dorong aparat keamanan Satpol-PP, Kepolisian dan massa aksi. Massa aksi dalam orasinya, menolak keras adanya kebijakan Pemerintah pusat menaikkan subsidi BBM. Kepada awak media, Koordinator lapangan (Korlap), Abidin, mengungkapkan, pihaknya menolak keras atas kenaikan subsidi BBM.karena kenaikan BBM hanya di manfaatkan oleh oknum yang punya taraf hidup yang lebih baik dan yang punya kendaraan roda empat.

Baca Juga  Pembukaan Cimaja Surfing Festival 2023 dan Hari Jadi Kab. Sukabumi ke-153: Potensi Pantai Cimaja Menarik Ribuan Penyelam dan Pengunjung Internasional
Surat pernyataan sikap menolak kenaikan harga BBM dari DPRD Mateng.

Lanjut massa meminta seluruh anggota DPRD sebanyak 25 orang harus sepakat memberikan penolakan dengan menandatangani surat pernyataan untuk memberi dukungan kepada masa aksi untuk tetap menolak kenaikan BBM.

Masa aksi di temui langsung oleh anggota DPRD mewakili anggota DPRD yang lain ada Fatahuddin, H.Marzudi, Elvis dan Herlina.

Semua anggota DPRD juga sepakat menolak kenaikan BBM Dan siap membuat peryataan sikap penolakannya.Dalam keterangan nya Fatahuddin yang di temui awak media, mengatakan, dengan kenaikan harga BBM ini sudah menjadi opsi akhir dalam mengatasi persoalan BBM karena pemerintah menggelontorkan 150 triliun bahkan sampai saat sudah mencapai dua kali lipat, namun masih ada saja oknum yang masih menyalahgunakan subsidi itu.Maka dari itu salah satu jalan pemerintah harus mengumumkan kenaikan ini karena inilah opsi terakhir yang harus di lakukan.

Baca Juga  Bupati Sukabumi Ikuti Pisah Sambut Dandim 0607, Letkol Inf Dedy Ariyanto Penuhi Tugas Baru dengan Kenangan Indah

Subsidi BBM ini tetap kami kawal dalam penyaluran BLT BBM ke masyarakat sebanyak 150 ribu per KK tiap bulan, apa itu tepat sasaran atau tidak kami akan terus kawal jadi masyarakat jangan khawatir,” ungkap Politisi PAN itu.

Sepakat menolak kenaikan BBM serta membuat surat pernyataan sikap untuk menolak. Kami meminta anggota DPRD serius dan tanggap melihat kondisi ini. “Ungkap Abidin.

Masih menurutnya Aksi saling dorong mendorong dengan aparat Satpol PP dan Polisi di akibatkan karena tidak adanya respon cepat anggota DPRD dalam hal menanggapi tuntutan kami dan juga kondisi cuaca yang panas. Tapi itu bentuk solidaritas kami dalam berorasi.

Selanjutnya, massa beranjak menuju Tugu Benteng Tobadak untuk melanjutkan aksi, sembari menunggu surat pernyataan DPRD dari DPRD, namun masa aksi bergegas meninggal kan tempat untuk melanjutkan aksinya di simpang empat tugu Benteng Kayu Mangiwang. padahal surat pernyataan sudah selesai di tanda tangani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *